REMBANG, Lingkarjateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menggelar sosialisasi bersama para relawan pemadam kebakaran pada Rabu, 5 Juni 2024 di Pendopo Kantor Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang.
Dalam acara tersebut, BPBD Kabupaten Rembang mengajak para relawan pemadam kebakaran untuk waspada dan siaga dalam menghadapi musim kemarau.
BPBD Kabupaten Rembang juga memberikan beberapa materi kepada para relawan pemadam kebakaran. Di antaranya adalah materi tentang menghadapi musim kemarau dan sosialisasi mengenai bahayanya api kecil yang berpotensi menjadi besar sehingga berpotensi mengakibatkan musibah kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Rembang juga berencana membentuk relawan pemadam kebakaran di Kabupaten Rembang dengan diambil satu relawan dari setiap desa. Mengingat, fungsi relawan ini sangatlah penting sehingga diatur di dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 364.1-306 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Rembang melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Erwin Rahadiyan mengatakan bahwa nantinya relawan pemadam kebakaran akan dibekali pengetahuan dengan dibimbing langsung oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Rembang.
Perlu diketahui, pada musim kemarau seluruh kecamatan di Kabupaten Rembang terdampak kekeringan. Terlebih, lahan kering yang sangat mudah terbakar juga menjadi pekerjaan rumah bagi BPBD dan relawan pemadam kebakaran.
Lebih lanjut, Erwin Rahadiyan menyampaikan bahwa pada tahun ini ada pembentukan relawan pemadam kebakaran di Kecamatan Pancur untuk mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran.
“Relawan kebakaran kami bentuk dengan tujuan ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akan cepat tertangani. Hal ini tentu akan mempercepat penanganan sehingga dampak kerusakan kebakaran bisa ditekan,” jelasnya. (Lingkar Network | Vicky Rio – Lingkarjateng.id)






























