DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendukung penuh lomba panen padi 10 ton per hektare guna memacu produktivitas hasil panen.
Perlombaan itu diselanggarakan oleh PT Saprotan Utama Nusantara di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.
Dari lomba tersebut, ada tiga petani yang hasil panennya mencapai 14 ton per hektare. Selain itu juga ada 35 petani yang menghasilkan 10-13 ton per hektare.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, mengatakan salah satu tantangan mencapai swasembada pangan di Jateng adalah kondisi alih fungsi lahan pertanian.
“Perlu strategi dan kebersamaan untuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi. Baik dari sisi perbaikan infrastruktur pengairan, pemanfaatan teknologi pertanian, teknik penanaman, mengatasi hama,” katanya di Demak, Rabu, 15 Oktober 2025.
Dia mengatakan Pemprov Jateng bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dan sektor swasta untuk menggenjot produktivitas hasil panen padi.

Sumber: Humas Pemprov Jateng
Editor: Rosyid





























