REMBANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang menyambut baik mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang melangsungkan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Kecamatan Kaliori.
Wakil Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, menilai tema KKN Undip “diversifikasi pengolahan hasil perikanan sebagai sumber pangan bergizi tinggi dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Rembang” ini sangat relevan dengan program daerah untuk menurunkan angka stunting.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Undip. Keterlibatan mahasiswa dalam KKN-T ini menambah energi baru dalam upaya penurunan stunting. Tahun lalu prevalensi stunting sudah turun dari 19,5% menjadi 15,8%, namun belum mencapai target nasional yang 14%,” ujarnya saat acara penerimaan mahasiswa Undip di Aula Gedung Bappeda Rembang, Senin, 14 Juli 2025.
Selain itu, kata Wabup, pemilihan Kecamatan Kaliori sebagai lokasi KKN-T sangat tepat karena daerah tersebut memiliki potensi besar dalam sektor perikanan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber pangan bergizi tinggi.
Pihaknya pun mengajak para mahasiswa menjadi mitra yang baik bagi masyarakat dan memberdayakan potensi lokal di desa masing-masing.
Ia berharap hasil dari KKN-T ini dapat memberikan rekomendasi konkret bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan lanjutan.
Program KKN-T ini berlangsung 14 Juli hingga 20 Agustus 2025 dengan menyasar lima desa yang ada di Kecamatan Kaliori, yakni Sidomulyo, Meteseh, Tunggulsari, Purworejo, dan Banggi.
Kepala Bappeda Rembang, Affan Martadi, turut menyampaikan harapannya agar program KKN ini memberikan dampak nyata bagi percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam aspek gizi masyarakat dan penurunan angka stunting.
“Setiap desa akan menerima sepuluh mahasiswa. Koordinasi teknis akan dilakukan melalui penunjukan PIC dari masing-masing OPD agar sinergi antara mahasiswa, DPL (dosen pendamping lapangan), dan perangkat desa berjalan dengan baik,” kata Affan.
Pihaknya optimistis kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam program KKN-T ini akan memberikan hasil positif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penurunan stunting.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Ulfa






























