PATI, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Pati memastikan percepatan penanganan dampak banjir, termasuk imbas tanggul jebol di Desa Bulumanis, Kecamatan Margoyoso.
Bupati Pati Sudewo mengatakan pemerintah segera membangun kembali tanggul jebol di Desa Bulumanis.
“Tanggul jebol akan kami bangun segera. Kemudian sekitar 300 rumah warga yang rumahnya terdampak lumpur dibantu dibersihkan oleh petugas menggunakan alat berat,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir, Minggu, 11 Januari 2026.
Hujan Tiga Hari, Kabupaten Pati Dilanda Banjir dan Tanah Longsor
Bupati Sudewo juga memastikan pemerintah memberikan bantuan kepada warga terdampak, khususnya bantuan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami siapkan di dapur yang disentralkan di Puskesmas I Margoyoso,” sambungnya.
Selain di Bulumanis, Bupati Pati bersama rombongan juga meninjau kondisi pasca banjir yang melanda di wilayah Pagerharjo dan Ngurenrejo, Kecamatan Wedarikjaksa.
Berdasarkan tinjauannya, banjir di Desa Pagerharjo dan Ngurenrejo dipicu dapuran bambu yang terseret arus dari daerah atas sehingga memicu beberapa titik tanggul jebol dan banjir.
“Nanti solusinya tanggul yang jebol kami perbaiki segera. Kemudian bambu yang ada di tengah sungai itu Suwaduk dan seterusnya nanti kami bersihkan supaya kalau terjadi banjir lagi tidak ada kiriman bambu seperti yang sudah terjadi,” bebernya.
Puncak Musim Hujan di Pati Diprediksi Januari-Februari 2026, Warga Diimbau Waspada
Selain itu pemerintah juga mengerahkan pompa air untuk menangani genangan air di Ngurenrejo.
“Kemudian genangan air di Ngurenrejo yang cukup tinggi akan kami bantu dengan mengirim dua unit pompa skala besar supaya segera surut,” ucapnya.
Pihaknya menyampaikan bahwa pemerintah beusaha hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat dan penanganan pasca banjir.
Editor: Ulfa





























