BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora saat ini tengah berkonsentrasi untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang kondisinya rusak parah. Dalam hal ini, Pemkab Blora menyiapkan anggaran sekitar Rp 270 miliar untuk memperbaiki infrastruktur seperti jalan, jembatan, talud, dan lainnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Blora, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Danang mengatakan bahwa setelah pemetaan dan pendataan infrastruktur dilakukan, diketahui terdapat 75 titik jalan rusak di Kabupaten Blora.
“75 titik itu terdiri dari 41 ruas jalan, kemudian sisanya ada rehab jembatan, talud, jalan dan pemeliharaan-pemeliharaan,” ujarnya, Senin, 7 April 2025.
Dari 75 titik tersebut, kata Danang, akan dibiayai dengan anggaran sebesar Rp 270 miliar. Rinciannya yakni Rp 205 miliar dari skema pinjaman dan Rp 30 miliar dari bantuan keuangan (bankeu).
“Sisanya dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus yang diterima Kabupaten Blora tahun ini,” tandasnya.
Saat ini, kata Danang, persiapan perbaikan masih dalam proses sehingga masyarakat diharapkan bisa bersabar untuk menunggu tahapan dan mekanisme yang sedang berjalan.
“Semua sudah kita petakan dan kita data. Skala prioritas juga kita lakukan untuk memperbaiki ruas-ruas yang memang sangat urgent untuk dikerjakan. Masyarakat diharapkan bisa bersabar karena pembangunan tahun ini akan segera dilaksanakan,” pungkasnya.
Berikut daftar 41 ruas jalan di Kabupaten Blora yang akan dilakukan perbaikan beserta besaran anggarannya:
- Peningkatan Jalan Tamanrejo – Kunden Kec. Tunjungan / Blora dengan anggaran Rp 6 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Mojowetan – Sidomulyo – Lemahputih Kec. Banjarejo dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Banjarejo – Balongsari – Mojowetan Kec. Banjarejo dengan anggaran Rp 6 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Sumengko – Sumberagung Kec. Banjarejo dengan anggaran Rp 4,5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Mlangsen – Buluroto – Sendangwungu Kec. Banjarejo dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Banjarejo – Sambonganyar – Rowobungkul Kec. Banjarejo / Ngawen dengan anggaran Rp 13 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Blora – Nglangitan Kec. Blora / Tunjungan dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Soko – Karang Kec. Bogorejo dengan anggaran Rp 6 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Gayam – Gandu – Batas Kab. Rembang Kec. Bogorejo dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Bogorejo – Ketringan Kec. Bogorejo dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Ngroto – Giyanti – Batas Kab. Bojonegoro Kec. Cepu / Sambong dengan anggaran Rp 7,5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Japah – Tunjungan Kec. Japah dengan anggaran Rp 10 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Doplang – Jati – Bangkleyan Kec. Jati dengan anggaran Rp 10 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Karangmojo – Pelem – Jati Kec. Jati dengan anggaran Rp 2 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Balong – Kepoh – Bodeh Kec. Randublatung / Jati dengan anggaran Rp 2 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Getas – Gempol – Bangkleyan Kec. Jati / Randublatung dengan anggaran Rp 10 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Pelem – Ngampon – Jepangrejo Kec. Jepon dengan anggaran Rp 4 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Jepon – Turirejo – Bangsri – Pakis Kec. Jepon dengan anggaran Rp 4 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Tempel – Singonegoro – Ketringan Kec. Jepon / Jiken dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Cabak – Bleboh – Batas Kab. Bojonegoro Kec. Jiken dengan anggaran Rp 6 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Nglobo – Gubuk Payung Kec. Jiken dengan anggaran Rp 2 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Genjahan – Turirejo Kec. Jiken / Jepon dengan anggaran Rp 2 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Galuk – Temengeng Kec. Kedungtuban dengan anggaran Rp 2,5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Bajo – Sugihwaras – Cabean Kec. Kedungtuban / Cepu dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Menden – Megeri Kec. Kradenan dengan anggaran Rp 6 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Muraharjo – Jetak – Karanggeneng Kec. Kunduran dengan anggaran Rp 4 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Kedungwaru – Balong Kec. Kunduran dengan anggaran Rp 4 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Kunduran – Doplang Kec. Kunduran / Jati dengan anggaran Rp 5,5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Bradag – Krocok – Srigading Kec. Ngawen dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Ngawen – Semawur – Srigading Kec. Ngawen dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Sarimulyo – Pengkolrejo – Wotbakah Kec. Ngawen / Japah dengan anggaran Rp 2 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Trembulrejo – Rowobungkul – Sonokidul Kec. Ngawen / Kunduran dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Kadengan – Tanggel Kec. Randublatung dengan anggaran Rp 4 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Kediren – Sumber Kec. Randublatung / Kradenan dengan anggaran Rp 3 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Todanan – Sendang – Kacangan Kec. Todanan dengan anggaran Rp 7 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Ketileng – Sambeng – Pelemsengir Kec. Todanan dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Dalangan – Bedingin – Kedungbacin Kec. Todanan dengan anggaran Rp 7 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Goaterawang – Pelemsengir Kec. Todanan dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Medang – Nglangitan Kec. Tunjungan dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Keser – Nglangitan – Tunjungan Kec. Tunjungan dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman)
- Peningkatan Jalan Tawangrejo – Karangtalun Kec. Tunjungan / Banjarejo dengan anggaran Rp 5 miliar (pinjaman). (Lingkar Network | Hanafi – Lingkarjateng.id)






























