BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Blora menunjuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) sebagai tim evaluasi anggaran internet tahun 2026 yang bersumber dari APBD. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran lebih efisien dan sesuai kebutuhan.
Diketahui, anggaran internet Pemkab Blora tahun 2026 ini mencapai Rp2,560 miliar yang dialokasikan untuk fasilitas jaringan di 18 dinas, 5 badan, 2 kantor, serta 16 kecamatan.
Kepala Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti hasil rapat bersama Sekretariat Daerah terkait evaluasi tersebut.
“Iya, ini sudah ditindaklanjuti. Sesuai hasil rapat kemarin di Setda, sesuai petunjuk Pak Sekda, sudah dibentuk tim. Sudah mulai bergerak untuk mengidentifikasi kebutuhan internet bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
Ia menjelaskan, tahap awal evaluasi dilakukan secara internal oleh bidang Teknologi Informasi untuk menghitung ulang kebutuhan internet di seluruh OPD, mulai dari tingkat kecamatan hingga kantor dinas.
“Setelah desk (rapat bersama OPD untuk klarifikasi kebutuhan) baru kita melibatkan OPD lainnya. Selasa besok, kita rapat koordinasi dengan OPD terkait lainnya,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Blora, Komang Gede Irawadi, menegaskan evaluasi dilakukan menyusul tingginya anggaran internet di tengah kebijakan efisiensi dan penerapan work from home (WFH).
Ia menyebut evaluasi tersebut telah mendapatkan persetujuan Bupati Blora Arief Rohman, dengan tujuan agar anggaran yang digunakan benar-benar proporsional.
“Jangan nanti mereka butuhnya tidak segitu, tapi langganan besar, Karena pingin (internet) cepat dan sebagainya,” tegas Komang.
Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada kebutuhan eksternal seperti jaringan wifi atau hotspot, sementara kebutuhan vital seperti server tetap dipastikan aman demi menjaga kualitas pelayanan publik.
“Nanti kita evaluasi kebutuhan wifi atau hotspot yang terpasang di kantor. Nanti kita lihat lagi kebutuhannya,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), total anggaran internet Pemkab Blora dalam lima tahun terakhir mencapai sekitar Rp14,769 miliar.
Rinciannya, pada 2022 sebesar Rp4,771 miliar, kemudian turun menjadi Rp2,412 miliar pada 2023, naik sedikit menjadi Rp2,446 miliar pada 2024, kembali meningkat menjadi Rp2,579 miliar pada 2025, dan tahun 2026 sebesar Rp2,560 miliar.
Sementara itu, anggaran internet di Dinkominfo sebagai salah satu OPD dengan alokasi terbesar tercatat mencapai Rp2,7 miliar dalam lima tahun terakhir, dengan tren fluktuatif dari Rp700 juta pada 2022 hingga Rp426,3 juta pada 2026.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid
































