Batang (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah.
Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026 mendatang.
“Pembangunan dilakukan di sejumlah titik untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung akses masyarakat menuju kawasan wisata,” kata Endro Suryono, Kepala DPUPR Batang baru-baru ini.
Dijelaskan Endro, salah satu proyek yang hampir selesai adalah pembangunan Jembatan Warungasem. Hingga Jumat (9/10/2026), progres pengerjaannya telah mencapai sekitar 90 persen.
“Untuk Jembatan Warungasem, progresnya sudah sekitar 90 persen. Kami berharap jembatan ini bisa segera dibuka dan dimanfaatkan masyarakat. Selain Warungasem, pembangunan jembatan juga dilakukan di sejumlah lokasi lain,” terangnya.
“Seperti jembatan Kalibelo yang mendukung akses menuju kawasan pariwisata serta jembatan Kali Anyar di Kecamatan Gringsing yang menjadi akses menuju Pantai Jodo,” imbuhnya.
Pihaknya juga mengerjakan sejumlah jembatan berukuran lebih kecil sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan menunjang kebutuhan mobilitas warga.
Lebih lanjut, Endro menyampaikan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati Batang. Untuk itu, percepatan pengerjaan terus dilakukan agar proyek yang masuk dalam anggaran perubahan dapat selesai sesuai target.
“Kami menargetkan pekerjaan yang menggunakan anggaran perubahan ini bisa rampung pada pertengahan Desember 2026,” tandasnya.
DPUPR Batang berharap, pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik melalui peningkatan aksesibilitas, dukungan terhadap sektor pariwisata, maupun penguatan perekonomian daerah.***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Adi Arfian






























