KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mempercepat pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kudus senilai Rp10,65 miliar yang ditarget rampung pada akhir November 2025 nanti.
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kudus pun sedang menggenjot proses pembangunan gedung tersebut agar bisa selesai tepat waktu.
“Target kami pekan ini progres pembangunan gedung perpustakaan tersebut sudah mencapai sekitar 75 persen,” kata Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Kudus, Mutrikah, 28 Oktober 2025.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan agar bisa sesuai dengan jadwal.
“Kami terus pantau dan koordinasikan agar semua proses pembangunan berjalan sesuai rencana,” kata Mutrikah.
Ada beberapa strategi yang dilakukan Dinas Arpusda Kudus untuk mempercepat pengerjaan Gedung Perpustakaan Daerah yang didanai Perpusnas RI itu, di antaranya yakni rutin melakukan koordinasi dan monitoring bersama pihak konsultan, pengawas, serta pelaksana setiap pekan.
“Tiap minggu kami pasti ada rapat koordinasi bersama konsultan dan pengawas, lalu juga dengan pelaksana kalau memang diperlukan. Termasuk dengan Inspektorat dan Dinas PUPR Kudus,” katanya.
“Alhamdulillah saat ini progresnya bisa lebih cepat, karena dengan laporan tiap minggu itu kalau ada kekurangan bisa kita pantau, dan kalau ada kendala bisa dipecahkan lebih awal,” sambungnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta penyedia jasa menambah jumlah pekerja dan memperpanjang jam kerja. Jika biasanya pekerjaan selesai pukul 20.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.
“Minggu ini rencana prosesnya pemasangan granit dan plafon,” jelasnya.
Mutrikah menambahkan, meski dalam beberapa hari terakhir wilayah Kudus diguyur hujan, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap progres pembangunan.
Pasalnya, atap bangunan telah rampung dikerjakan terlebih dahulu sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca buruk.
“Pekerjaan ini nyaris tidak terkendala cuaca karena atapnya sudah terpasang. Jadi karena sudah di bawah atap, untuk pemasangan granit dan plafon bisa dipercepat,” tegasnya.
Setelah pembangunan fisik selesai, tahap berikutnya adalah penyediaan sarana dan prasarana secara bertahap.
Beberapa perlengkapan yang akan disiapkan meliputi meja dan kursi, rak buku, hingga peralatan pendukung layanan perpustakaan.
“Kami berkomitmen bisa selesai akhir November, jadi pekerjaannya saat ini kita pacu terus,” tandasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid





























