PEKALONGAN, Lingkarjateng.id — Pemerintah Kabupaten Pekalongan memutuskan perayaan malam pergantian Tahun Baru secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap wilayah terdampak bencana dan kondisi nasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, mengatakan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan dengan mempertimbangkan situasi kebencanaan serta kondisi negara yang tengah berduka.
“Di malam tahun baru, Pemkab Pekalongan hanya akan menggelar doa bersama saja,” kata Yulian Akbar saat diwawancarai, Rabu, 17 Desember 2025.
Pemkab Pekalongan juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama libur Natal 2025 dan tahun baru 2026.
Berdasarkan surat edaran cuti bersama, libur aparatur sipil negara secara efektif hanya jatuh pada Kamis, 26 Desember 2025, sementara 27 dan 28 Desember merupakan hari libur akhir pekan.
“Kalau berdasarkan surat edaran libur itu di tanggal 26 cuti bersama, jadi liburnya tanggal 25, 26, 27, dan 28. Tapi kan 27 dan 28 itu sabtu minggu memang kita libur. Jadi aslinya kita hanya libur di tanggal 26 aja,” ujarnya.
Meski demikian, Yulian menegaskan pelayanan strategis kepada masyarakat tetap disiagakan, terutama layanan kesehatan.
“Tapi meskipun libur, kita tetap memastikan semua pelayanan tetap berjalan dengan baik terutama di tanggal 26, pelayanan tetap masuk, seperti puskesmas,” jelasnya.
Aktivitas perkantoran pemerintahan kembali normal pada Senin hingga Rabu, 29–31 Desember 2025, tanpa adanya tambahan hari libur.
“Tanggal 29, 30, 31 kita enggak ada libur, hari Senin sampai Rabu kita tetap masuk,” katanya.
Seiring memasuki musim penghujan, Pemkab Pekalongan juga mengimbau masyarakat merayakan tahun baru secara wajar dan tetap waspada terhadap potensi bencana sesuai peringatan BMKG serta kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah daerah.
“Jadi merayakan tahun baru sewajarnya saja secukupnya saja, karena kondisi seperti di Sumatra maupun mitigasi bencana di wilayah kita sendiri yang sedang kita lakukan, dan juga ada efisiensi anggaran sedang kita lakukan,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa





























