KUDUS, Lingkarjateng.id – Kolam Renang dan Resto Joglo Dopang di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus semakin populer.
Owner Kolam Renang dan Resto Joglo Dopang, Heni Widyastuti, menyampaikan daya tarik di tempat wisata tersebut yakni adanya kolam renang tanpa kaporit. Pasalnya, kolam renang di Joglo Dopang menggunakan air murni dari Pegunungan Muria.
“Paling ramai di Joglo Dopang itu kolam renangnya karena airnya dari sumber pegunungan, jadi tidak ada kaporit sama sekali. Kami juga rutin menguras kolam renang setiap dua hari sekali dan tiap Sabtu dan Minggu,” katanya.
diapit oleh Puncak Abiyoso dan Puncak 29, pengunjung akan disuguhkan panorama alam Muria ketika berkunjung.
“Kami juga memiliki restoran dengan menu best seller rica-rica entog. Menu ini merupakan khas dari Desa Rahtawu,” ucapnya.
Rata-rata kunjungan wisatawan di Joglo Dopang saat hari biasa yakni sekitar 100 orang. Sementara pada musim libur sekolah ini ada kenaikan kunjungan wisatawan mencapai 150 hingga 200 orang.
“Tapi kalau saat tanggal merah kenaikannya lebih tinggi lagi karena bisa sampai 300-500 pengunjung,” tuturnya.
Heni mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan wahana wisata Joglo Dopang. Salah satunya proses pembuatan dua cottage dan pembangunan jalan.
“Kami juga berencana membuat area yang bisa dijadikan tempat camping. Pengunjung nanti bisa bawa perlengkapan sendiri maupun sewa ke kami,” imbuhnya.
Tiket masuk untuk Kolam Renang dan Resto Joglo Dopang sendiri dibanderol Rp 10 ribu di hari biasa. Sedangkan saat libur atau tanggal merah dibanderol Rp 15 ribu.
“Kami buka setiap hari mulai pukul 07.30 – 17.30 WIB,” pungkasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa






























