Salto di Sungai Sambong Batang, Pemancing Ditemukan Tewas Tenggelam

EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi pemancing asal yang tenggelam dan ditemukan di sebelah timur Safari Beach Jateng pada Selasa, 18 Oktober 2022 jam 14:20 WIB. (Dok. Hono Putune Mbah Walen/Lingkarjateng.id)

EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi pemancing asal yang tenggelam dan ditemukan di sebelah timur Safari Beach Jateng pada Selasa, 18 Oktober 2022 jam 14:20 WIB. (Dok. Hono Putune Mbah Walen/Lingkarjateng.id)

BATANG, Lingkarjateng.idSeorang pemancing di perairan Kabupaten Batang ditemukan tewas tenggelam di sebelah timur Safari Beach Jateng pada Selasa, 18 Oktober 2022 jam 14:20 WIB.

Identitas korban diketahui bernama Deni Dopan (30) warga Dukuh Wukirsari, Kelurahan Karang Asem Utara, Kecamatan Batang.

Insiden tenggelamnya tiga pemancing ini terjadi di muara pelabuhan, tepatnya di DAM pembatas sebelah timur alur Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang pada Senin, 17 Oktober 2022 jam 15:00 WIB.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Nur Setianugroho, menjelaskan bahwa peristiwa itu diketahui oleh teman korban sekaligus saksi bernama Waliardi (31), warga Karang Asem Selatan.

Korban yang sedang memancing bersama kedua temannya, tiba-tiba melakukan aksi salto dengan menceburkan diri di alur sungai Sambong.

“Korban sempat terlihat berenang bahkan melakukan salto sebanyak dua kali. Nahas, aksi kedua itu korban tidak segera muncul ke permukaan,” jelasnya.

Hal ini pun kemudian dilaporkan saksi ke Polres Batang dan mendatangai Mako Satuan Polairud Batang.

Kasat Polairud Polres Batang, AKP Sukamto kemudian mengecek lokasi kejadian dan menemukan motor korban berada di sekitar pantai Sigandu. Pencarian dan evakuasi korban dilakukan dengan tim SAR gabungan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Batang, Ulul Azmi mengimbau agar masyarakat yang berada di pinggir pantai dan pemancing harus hati-hati. Terlebih, dalam beberapa waktu ini cuaca tergolong ekstrem.

Dirinya mengingatkan agar masyarakat yang hendak memancing agar melengkapi diri dengan alat pelingdung diri (APD).

“Carilah tempat yang aman kalau hendak memancing. Pemancing juga harus mengenakan alat pelindung diri seperti jaket pelampung,” ungkapnya. (Lingkar Network | Lingkarjateng.id)

Exit mobile version