Rumah Potong Ayam di Rembang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

MEMADAMKAN: Petugas Damkar melakukan pendinginan di rumah potong ayam yang terbakar pada Selasa, 8 November 2022 sekira 22.15 WIB. (R Teguh Wibowo/Lingkarjateng.id)

MEMADAMKAN: Petugas Damkar melakukan pendinginan di rumah potong ayam yang terbakar pada Selasa, 8 November 2022 sekira 22.15 WIB. (R Teguh Wibowo/Lingkarjateng.id)

REMBANG, Lingkarjateng.id – Rumah potong ayam milik Sutarno (55) di Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang ludes terbakar pada Selasa, 8 November 2022 sekira 22.15 WIB.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadaman, Penyelamatan dan Sarpras Bidang Damkar BPBD Kabupaten Rembang, Arif Winardi, menjelaskan bahwa kebakaran rumah potong ayam milik Sutarno pertama kali diketahui oleh warga setempat.

Saksi bernama Kolis saat itu hendak berangkat kerja melewati rumah potong ayam tersebut. Selanjutnya ia melihat kobaran api berasal dari sana. Menurut saksi, saat kebakaran terjadi kondisi di sekitar sepi.

Pemilik rumah potong ayam tidak ada di tempat karena diketahui sedang menonton hiburan kesenian di desa setempat.

“Saksi melihat rumah potong ayam terbakar saat sedang lewat mau berangkat kerja. Pemilik tidak berada di rumah, sedang nonton ketoprak di Desa Mojowarno,” kata Arif. 

Selanjutnya saksi segera melaporkan insiden kebakaran tersebut. Petugas pemadam kebakaran (damkar), pemerintah desa, Polsek Kaliori dan warga pun bergotong royong memadamkan api.

Api berhasil dipadamkan oleh Petugas pemadam setelah satu unit Pemadam dan satu unit Water Supply dikerahkan. Kebakaran berlangsung selama hampir 1 ,5 jam dan di[astikan padam jam 23.23 WIB.

Arif menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Korban mengalami kerugian materi cukup besar karena rumah potong ayam ludes terbakar. Selain itu 2 unit freezer daging, sepeda motor Vega, kemudian alat bubut ayam dan 50 ekor ayam juga hangus terbakar. 

Pemilik rumah potong ayam ditaksir mengalami kerugian senilai Rp 50 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui oleh petugas. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Koran Lingkar)

Exit mobile version