Hendak Buang Sampah, Warga Pati Temukan Bayi dalam Kardus

Hendak Buang Sampah, Warga Pati Temukan Bayi dalam Kardus

PENYELIDIKAN: Personil kepolisian menunjukkan TKP ditemukannya bayi dalam kardus yang dibuang di depan kandang ternak, Selasa pagi (19/4). (Istimewa/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Warga Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, Pati dihebohkan dengan penemuan bayi yang baru lahir, pada Selasa pagi (19/4). Warga setempat bernama Tarwi, menemukan bayi dalam kardus itu di depan kandang ternak.

Melalui keterangan Kabag Humas Polres Pati, Iptu Sukarno diceritakan kronologi penemuan bayi perempuan tersebut. Mulanya, Tarwi berniat membuang sampah di pekarangan. Namun ia curiga dengan adanya kardus yang terletak di depan kandang ternak miliknya. Saat ia memeriksa kardus tersebut, ternyata berisi bayi dengan ari-ari yang masih menempel.

Atas penemuan itu, Tarwi bergegas memberitahu tetangganya dan bidan desa setempat. Kemudian bidan yang melaporkan penemuan bayi tersebut kepada Puskesmas Pucakwangi. 

Warga Pati Diimbau Tidak Sewa Sound System untuk Takbir Keliling

“Bidan desa, Gunariyah binti Darsan juga berusaha mencari informasi dari warga desa Triguno yang kemungkinan melahirkan seorang bayi. Namun informasi yang didapat dari warga belum ada yang mengetahui,” tutur Iptu Sukarno. 

Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis, sang bayi masih berumur sekitar 3-4 jam saat ditemukan. Sedangkan untuk berat berat badan 2,8 kg, tinggi badan 47 cm, lingkar dada 37 cm, lingkar kepala 32 cm.

Saat ini, bayi malang itu diasuh oleh warga setempat yang bernama Kadirun bin Rebo. 

“Secara umum bayi dalam keadaan sehat,” lanjut Iptu Sukarno.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Pelaku pembuangan bayi terancam pasal 305 KUHP, yakni pelaku diancam hukuman penjara paling lama lima tahun empat bulan. (Lingkar Network | Aziz Afifi – Koran Lingkar)