Disdikpora Kudus Dorong Organisasi Kepemudaan Ikuti Langkah HMI Bangun Kecerdasan di Ruang Digital

SIMBOLIS: HMI Cabang Kudus menggelar seminar kepemudaan bersama Kemenpora dan DPR RI Komisi X di Aula Pertemuan Mubarok Food Kudus pada Kamis, 3 November 2022. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

SIMBOLIS: HMI Cabang Kudus menggelar seminar kepemudaan bersama Kemenpora dan DPR RI Komisi X di Aula Pertemuan Mubarok Food Kudus pada Kamis, 3 November 2022. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

KUDUS, Lingkarjateng.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Kudus menggelar seminar kepemudaan bersama Kemenpora RI dan DPR RI Komisi X di Aula Pertemuan Mubarok Food Kudus pada Kamis, 3 November 2022.

Kegiatan yang mengusung tema “Internalisasi Karakter Toleran di Ruang Digital pada Kalangan Pemuda guna Meningkatkan Rasa Kesatuan dan Persatuan Bangsa” ini dihadiri sebanyak 100 lebih kader HMI Kudus.

Dalam seminar ini, Ketua HMI Cabang Kudus, Muhammad Muhaimin mengatakan bahwa saat ini para pemuda mengalami degradasi moral dalam bermedia sosial. Hal itu dapat dijumpai pada banyak komentar maupun unggahan di media sosial yang dinilai kurang pantas.

Pihaknya menginginkan kader HMI Kudus santun dalam bermedia sosial. Pasalnya, saat ini ruang komentar di media sosial tidak jarang ditemui kata-kata kotor maupun umpatan yang dinilai tidak pantas.

“Minimal bagi kader HMI bisa menciptakan ruang digital yang santun,” ujar Muhammad Muhaimin, belum lama ini.

Terkait pemuda yang cacat bermedia sosial seperti kasus yang dialami Ferdy Sambo dan Tragedi Kanjuruhan Malang, menurut Muhaimin banyak komentar anak muda yang membanjiri media sosial dengan kata-kata kasar dan dinilai kurang baik. Pihaknya berharap, seminar ini mampu menciptakan ruang digital yang aman bagi kader HMI.

“Diharapkan seminar ini menciptakan ruang digital yang aman bagi Kader HMI. Jika sukses akan disebarkan ke masyarakat luas,” tandasnya.

HMI Cabang Kudus menggelar seminar kepemudaan bersama Kemenpora dan DPR RI Komisi X di Aula Pertemuan Mubarok Food Kudus pada Kamis, 3 November 2022. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Kemenpora, Amar Ahmad mengemukakan generasi muda di Tanah Air perlu diberikan pemahaman dan penanaman nilai moderasi beragama guna menumbuhkan sikap keberagaman yang hormat terhadap paham yang tidak sama.

“Dengan penanaman moderasi beragama yang bertujuan untuk menjauhkan sikap keberagamaan dari paham anarkis dan merasa paling benar serta untuk menebarkan kedamaian dan kasih sayang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadin) Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna Widada melalui Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan, Iswahyudi mengatakan kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda dalam memanfaatkan ruang digital secara positif dan produktif.

“Kegiatan ini sangat positif untuk memberikan pencerahan kepada generasi muda terutama dalam memanfaatkan ruang digital secara positif dan produktif,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau kepada pemuda untuk menggunakan media sosial tak menjadi sumber masalah tetapi sebagai ladang manfaat bagi generasi muda lainnya.

“Harus ada kerangka berpikir yang konstruktif sehingga media sosial tidak menjadi sumber masalah tetapi sumber manfaat bagi generasi muda,” imbuhnya.

Selain itu, Iswahyudi berpendapat bahwa mencerdaskan pemuda saat ini juga perlu tanggung jawab bersama yang nantinya dapat mendidik anak menjadi lebih cerdas dan santun sebagai penerus bangsa.

Disdikpora Kudus juga mendorong organisasi kepemudaan lainnya mengikuti langkah HMI Cabang Kudus dalam membangun kecerdasan di ruang digital ini,” pungkasnya. (Lingkar Network | Ihza Fajar – Koran Lingkar)