Bupati Dico Sebut Pembangunan Jalan di Kendal Jadi Prioritas

BERPOSE: Bupati Kendal, Dico M Ganinduto foto bersama dengan jajaran DPUPR Kendal pada Senin, 5 Desember 2022. (Arvian Maulana/Lingkarjateng.id)

BERPOSE: Bupati Kendal, Dico M Ganinduto foto bersama dengan jajaran DPUPR Kendal pada Senin, 5 Desember 2022. (Arvian Maulana/Lingkarjateng.id)

KENDAL, Lingkarjateng.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal menggelar Apel dengan tema “77 Tahun Bakti PUPR Sigap Membangun Negeri” di halaman DPUPR pada Senin, 5 Desember 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, Sekda Kendal, Sugiono, dan Plt Kepala DPUPR, Sudaryanto.

Bupati Dico dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada DPUPR yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugas membangun infrastruktur dan memberikan pelayanan infrastruktur dasar kepada masyarakat Kendal.

“Tujuannya adalah menjaga silaturahmi antar insan PU. Harapannya sinergitas ini bisa terus kita jaga. Saling support saling mendukung walaupun kadang bukan tupoksinya PU tapi LH begitu sebaliknya,” ungkapnya.

Dijelaskan saat ini masih ada 13 persen insfraktruktur yang belum selesai, salah satunya jalan kabupaten yang rusak parah. Bupati Dico berharap pada tahun 2023 mendatang akan bisa terselesaikan.

“Kita sudah ada kajian prioritas mana yang akan kita kerjakan. Prinsipnya kita upayakan akan selesai semua pada tahun 2023. Memang masih ada cukup banyak sekitar 30 kilometer yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Menurut Bupati Dico,  insfraktruktur sangat penting bagi masyarakat guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal. Sehingga perlu diperhatikan dan menjadi prioritas.

“Daerah atas seperti Cening, perbatasan Temanggung semua akan kita perhatikan. Jalan ini menjadi kebutuhan pokok yang harus kita selesaikan lebih awal,” tegasnya

Sementara itu Plt DPUPR, Sudaryanto menjelaskan bahwa tahun 2021 DPUPR telah berhasil menyelesaikan pembangunan infrastruktur meliputi yang bidang Cipta Karya, yakni pemenuhan akses sanitasi layak sebesar 90,52 persen, 16 rekomendasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta 94,03% akses air minum masyarakat.

“Selain itu pada bidang sumber daya air, telah menormalisasi 6.567 hektare daerah irigasi sehingga kondisinya baik. Selain itu bidang bina marga, telah direhabilitasi dan rekrontruksi 17 ruas jalan, rehabilitasi dua jembatan dengan panjang 10.757 km,” paparnya.

Lebih lanjut, bidang tata ruang, tahun 2021 mensertifikatkan 629 bidang tanah aset pemerintah daerah. Bidang Perumahan Rakyat, meningkatkan 1.294 rumah dalam pelaksanaan RTLH dan membangun 178 rumah baru

“Dan Kawasan Permukiman merevitalisasi dua kawasan kumuh Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada tahun 2021 sudah berhasil mengurangi kawasan kumuh seluas 178,16 hektare,” imbuhnya.

Sudaryanto mengungkapkan untuk menyelesaikan pembangunan jalan di Kabupaten Kendal, telah ditetapkan anggaran tahun 2023 sebesar Rp 50 miliar.

InsyaAllah dengan anggaran yang cukup akan mencapai 98 persen, nanti sisanya akan kita selesaikan di 2024,” tandasnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Koran Lingkar)