Alih-Alih Revitalisasi Rumput, DPUTR Pati Justru Anggarkan Rp 2,3 Miliar untuk Penerangan Stadion Joyokusumo

Alih-Alih Revitalisasi Rumput, DPUTR Pati Justru Anggarkan Rp 2,3 Miliar untuk Penerangan Stadion Joyokusumo

SURVEI: Tim verifikator dari PSSI saat mengecek rumput lapangan stadion Joyokusumo Pati, beberapa waktu lalu. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Tidak lolosnya standar rumput lapangan stadion Joyokusumo oleh tim verifikator PSSI (Induk Sepakbola Nasional) membuat tim Persipa Pati harus kembali berlaga di luar Pati. Banyak pihak menyayangkan hal tersebut dan mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk segera merevitalisasi rumput stadion Joyokusumo Pati.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUTR Pati Arief Wahyudi mengaku belum bisa memberikan penjelasan terkait rencana revitalisasi rumput stadion Joyokusumo Pati kepada awak media saat dihubungi, Senin (09/05) pagi.

Dirinya menambahkan, masih menunggu keputusan pejabat berwenang dari Pemkab Pati selaku pemangku kebijakan. Terkait bagaimana penataan stadion Joyokusumo nantinya.

Demi Liga 2, Joni Minta Rumput Stadion Joyokusumo Pati segera Direvitalisasi

“Mohon maaf, Mas, kalau untuk masalah itu (perbaikan rumput stadion) dari kami (DPUTR) belum bisa memberikan tanggapan. Ya kalau dari pihak DPU masih menunggu kebijakan dari pejabat yang berwenang di Pemkab Pati selaku pemangku kebijakan,” ungkap Arief.

Ia mengatakan, bahwa fokus DPUTR Pati saat ini adalah rencana pembangunan lampu stadion. Hal tersebut dilakukan karena masih minimnya penerangan di stadion Joyokusumo. Besaran anggaran untuk pembangunan lampu stadion sebesar Rp 2,3 Miliar dari Pemkab Pati.

“Untuk tahun ini, dari kami pihak DPUTR baru fokus untuk rencana pembangunan lampu stadion. Ini masih proses rencana, detail anggaranya (DED) sebesar Rp 2,3 miliar. Mungkin itu saja yang dapat sampaikan, Mas,” pungkasnya.

Dengan belum jelasnya perbaikan rumput stadion Joyokusumo, kemungkinan besar Persipa Pati harus kembali berlaga di luar kota. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)