DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Demak memberikan santunan kepada 5.300 anak yatim piatu di Kota Wali.
Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiarto, menyampaikan bahwa pemberian santunan tahun ini menyasar ribuan anak yatim dari berbagai jenjang pendidikan dan lembaga sosial, mulai dari jenjang TK hingga SMA sederajat.
“Besaran santunan bervariasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per anak,” bebernya saat memberikan laporan dalam kegiatan penyaluran santunan kepada anak yatim di Pendopo Satya Bhakti Praja Demak pada Selasa, 22 Juli 2025.
Bambang juga mengatakan, jumlah penerima manfaat pada tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun ini total santunan yang diberikan kepada ribuan anak yatim di Kabupaten Demak mencapai Rp 800 juta.
“Anggaran ini bersumber dari infak, zakat, dan sedekah dari seluruh ASN se-Kabupaten Demak,” katanya.
Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan bahwa pemberian santunan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, terutama anak-anak yatim.
“Ini sebagai kegiatan rutin, khususnya di bulan Muharam, karena bulan ini merupakan hari raya bagi anak yatim piatu. Dan tentunya kami Pemkab Demak selalu hadir dan memberikan perhatian anak-anak yatim piatu,“ katanya kepada wartawan usai memberikan santunan.
Eisti’anah berharap kegiatan tak berhenti di acara seremoni tahunan aja, tetapi menjadi pemantik empati masyarakat luas.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat perhatian dan pendampingan terhadap anak-anak yatim, baik dari aspek kesejahteraan maupun pendidikan.
“Ini menjadi momentum penting dalam membangun semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Ini wujud komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan anak yatim, melalui kegiatan santunan,” pungkasnya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid































