KENDAL, Lingkarjateng.id – Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal berkomitmen memastikan upaya kewaspadaan dini dan penanganan konflik berjalan optimal di tengah dinamika masyarakat.
Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Purwanto, menjelaskan bahwa bidang yang dinaunginya tersebut memiliki berbagai tugas, diantaranya merumuskan kebijakan teknis, mengoordinasikan kewaspadaan dini, dan intelijen.
“Kami juga bertugas memantau orang asing, tenaga asing, lembaga asing, fasilitas kelembagaan di bidang kewaspadaan dan menangani konflik sosial di Kabupaten Kendal,” terang Purwanto saat diwawancarai pada Jumat, 27 Februari 2026.
Bidang Iwasbang Badan Kesbangpol Kendal Komitmen Optimalkan Peran dan Fungsinya
Purwanto menyampaikan Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Bidang ini membawahi dua Subkoordinator (Subkor) yang memiliki fungsi spesifik, yaitu Subkor Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen serta Subkor Penanganan Konflik.
Subkor Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen bertugas menyusun rencana dan program kegiatan, menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian, melaksanakan koordinasi dan konsultasi, menelaah peraturan perundang-undangan.
“Kemudian, menyiapkan dan menyusun pedoman petujuk teknis, menyiapkan bahan rumusan kebijaksanaan, pelaksanaan kebijakan, koordinasi, monitoring, evaluasi dan pelaporan dan lain sebagainya,” jelasnya.
Selain itu, Subkor Koordinasi Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen tersebut bertanggung jawab dalam melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman.
Jadi Penggerak Organisasi, Begini Peran Sekretaris Badan Kesbangpol Kendal
Sementara Subkor Penanganan Konflik berperan dalam manajemen konflik sosial, mulai dari pencegahan konflik yaitu memelihara kondisi damai, meredam potensi konflik, dan membangun sistem peringatan dini.
“Bidang kami juga melakukan upaya penghentian konflik, misalnya melakukan tindakan darurat untuk menghentikan kekerasan, mediasi, dan penyelesaian sengketa hingga pemulihan pasca konflik seperti melakukan rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sosial setelah terjadi konflik,” terangnya.
Di samping itu Subkor Penanganan Konflik bertugas menyusun program kerja terutama dalam penanganan konflik, menyiapkan bahan pelaksanaan fasilitas forum pimpinan daerah.
“Kemudian juga menyiapkan bahan dan monitoring evaluasi dan pelaporan di bidang penanganan konflik, menyiapkan bahan serta konsep dan lain-lain,” tandasnya.
Purwanto menambahkan, pihaknya bersama pihak Kepolisian dan TNI bersinergi dalam kegiatan pemantauan dan pengamanan pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.
“Kegiatan kami nanti diantaranya ada rapat koordinasi forum Forkopimda untuk puasa dan persiapan lebaran ini, ada patroli dengan Polsek dan Koramil terdekat,” imbuhnya.
Badan Kesbangpol Kendal Perkuat Peran Dukung Visi Misi Bupati
Badan Kesbangpol Kendal juga berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kendal untuk melakukan monitoring bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional dan swalayan.
“Kami juga bersama Dinas Perhubungan, TNI dan Polri melaksanakan pemantauan pengamanan mudik lebaran,” katanya.
Di sisi lain, bidang yang dia naungi tersebut juga melaksanakan pemantauan orang asing yang ada di Kabupaten Kendal.
“Kita juga melayani Surat Keterangan Tanda Lapor (SKTL) untuk orang asing ataupun tenaga kerja asing yang tinggal di Kabupaten Kendal,” katanya.
Ia berharap, dengan dibantu kedua subkoordinator, pihaknya dapat mendeteksi potensi bahaya dan menyelesaikan masalah sosial sehingga stabilitas politik dan keamanan daerah tetap terjaga.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa






























