SEMARANG, Lingkarjateng.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan bahwa Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Hari Desa 2026.
Yandri, saat menghadiri soft launching Hari Desa Nasional 2026 dan Kick Off Liga Desa 2025–2026 di Kabupaten Semarang, mengatakan agenda tahun ini lebih besar dibanding tahun lalu yang diselenggarakan di Subang, Jawa Barat.
“Waktu itu saya baru jadi menteri, sehingga dari sisi kegiatan tentu di Jawa Tengah ini akan jauh lebih menasional. Artinya, kegiatan Hari Desa Nasional 2026 merupakan agenda skala nasional,” ujarnya, Kamis, 20 November 2025.
Tahun ini, kata Yandri, Kabupaten Boyolali menjadi tuan rumah puncak acara Hari Desa semenatra soft launching dan Liga Desa diselenggarakan di Kabupaten Semarang.
“Kenapa di Jateng ini jauh lebih menasional, karena ada lebih dari 13 kategori Festival Bangun Desa, dan hal itu belum pernah terjadi sebelumnya,” terangnya.
Yandri menyebut Jawa Tengah dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki desa terbanyak secara nasional dan menurutnya bisa menjadi role model penyelenggaraan Hari Desa.
“Jumlah desa di Jateng ini ada 7.810 dan menjadi yang terbesar di seluruh Indonesia. Kami yakin Jateng bisa menjadi tuan rumah yang dahsyat,” tuturnya.
Rangkaian Hari Desa 2026 akan lebih meriah dengan waktu pelaksanaan hampri dua bulan hingga puncak acara pada 15 Januari 2026. Kegiatan yang dijadwalkan mulai dari Liga Desa, Desa Ekspor, Desa Wisata, Festival Film Desa hingga pertunjukan budaya.
Kemendes PDT juga melibatkan banyak pihak seperti Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni untuk memeriahkan agenda ini.
“Dan kami juga tidak lupa untuk mengangkat budaya lokal yang mana kami juga akan menggelar kegiatan wayang kulit. Artinya, rangkaian kegiatan tersebut sangat jauh berbeda dengan pelaksanaan Hari Desa di Subang, Jawa Barat waktu itu,” terangnya.
Ia berharap rangkaian Hari Desa ini bisa menjadi pemicu seluruh potensi desa lebih dikenal masyarakat luas.
“Sehingga Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, bisa terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan Pemerintah Provinsi Jateng banyak membangun koordinasi guna mendukung penyelenggaraan Hari Desa sekaligus tuan rumah.
Wagub Jateng mengatakan bahwa persiapan Hari Desa juga melibatkan pihak pengamanan dari TNI dan Polri untuk mensukseskan gelaran nasional tersebut.
“Di mana kami telah berkoordinasi baik itu dengan Pemprov Jateng, Pemda masing-masing kabupaten dan kota di Jateng, khususnya Pemda Kabupaten Semarang dan Kabupaten Boyolali karena titik berkumpulnya banyak orang itu di dua wilayah ini, sehingga kami sudah persiapkan semuanya,” ucapnya.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Ulfa































