BLORA, Lingkarjateng.id – Kondisi penerangan jalan provinsi di Kabupaten Blora masih terbilang minim. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah pastikan penerangan jalan yang sudah ada akan menyala secara optimal.
Kepala Balai Pengelola Sarpras Perhubungan (BPSPP) Wilayah II Pati, UPT Dishub Provinsi Jateng untuk wilayah Pati dan sekitarnya, Bangun Adi, mengatakan pihaknya telah melakukan penyisiran terhadap PJU di jalan provinsi, untuk memastikan kondisi sensor dan kualitas penerangan.
“Kondisi PJU di jalan provinsi yang ada di Blora didominasi menyala. Beberapa unit ada yang padam,” ujar Adi, Selasa, 3 Februari 2026.
Kondisi PJU milik Dishub Jateng di ruas jalan Singget—Doplang—Cepu yang terpasang 76 unit. Namun, jumlah PJU ada sekitar 102 unit dikarenakan terdapat PJU aset Pemkab Blora.
Jumlah tersebut dengan rincian KM 108-115 sebanyak 35 unit, lalu KM 137-144 berjumlah 56 unit, dan pada KM 130-137 berjumlah 11 unit.
“Ruas jalan Singget—Cepu dari KM 130-137 ada 6 PJU yang padam. Nanti akan dicek dulu, kendalanya apa. Apakah perlu diganti lampu, atau hanya kendala sensor dan yang lainnya,” katanya.
Untuk di ruas Jalan Kunduran—Blora terdapat 77 unit yang dipastikan menyala. Sementara di ruas Todanan—Ngawen terdapat 30 unit dan hanya 1 yang padam.
“Titik-titik rawan dan minim penerangan nantinya akan kita kordinasi dengan Polsek/Polres bersama Dinrumkimhub Blora sebagai langkah antisipasi arus mudik,” ucapnya.
“Pemantauan berkala tetap kita lakukan selama masa mudik berlangsung,” tambah Adi.
Sebelumnya, ruas jalan provinsi yang melintasi Kabupaten Blora minim penerangan, sehingga masih membutuhkan 876 unit di dua ruas sentral yang kerap di lewati kendaraan berat sumbu 3 keatas.
“Kebutuhan PJU pada ruas Doplang-Randublatung-Cepu mencapai 761 unit. Sisanya sebanyak 115 unit menjadi kebutuhan ruas Jalan Kunduran -Blora,” ungkapnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa




























