REMBANG, Lingkarjateng.id — Mardila Budi Liadaniastuti, peserta Putri Pariwisata Indonesia Jawa Tengah 2025 asal Kabupaten Rembang, audiensi dengan Bupati Harno pada Kamis, 3 Juli 2025.
Pertemuan dengan Bupati Rembang itu merupakan bagian dari persiapan Mardila menuju ajang nasional Putri Pariwisata Indonesia 2025 yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 16–27 Agustus 2025.
Hasil pertemuan itu, kata Mardila, ia mendapat dukungan penuh dari Bupati Rembang. Keikutsertaannya diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Rembang di kancah nasional.
“Beliau (Bupati) menyambut baik dan memberikan semangat agar saya bisa sukses. Harapannya saya bisa mempromosikan pariwisata Jawa Tengah, khususnya Rembang, agar makin dikenal masyarakat luas,” terangnya.
Mardila mengaku tidak mendapatkan dukungan anggaran dari dinas terkait untuk mengikuti kompetisi tersebut, kendati begitu ia optimistis. Ia bersama timnya menyebarkan proposal ke berbagai pihak untuk mendukung kebutuhannya selama kompetisi.
“Persiapan saya sudah 80 persen, mulai dari kesehatan, materi, bakat, hingga busana. Banyak desainer dari Rembang dan luar Rembang yang turut mendukung,” tambahnya.
Mardila berharap masyarakat Rembang ikut mendoakan dan mendukung perjuangannya.
“Harapan saya untuk Pemkab Rembang dan masyarakat Rembang juga sangat inspiratif, yaitu agar mereka bisa mendukung dan menyertai saya dengan doa dan semangat, sehingga saya bisa menjadi contoh bagi pemuda Rembang untuk menggapai cita-cita dan membawa nama Kabupaten Rembang tercinta,” pungkasnya.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, sekaligus Plt. Kabid Pemasaran Pariwisata, Triana Husnul Khotimah, menjelaskan bahwa Mardila merupakan figur yang layak menjadi duta promosi daerah.
Triane menjelaskan Mardila sebelumnya terpilih sebagai Mbak Rembang 2022 dan berhasil masuk Top 10 Mas Mbak Jawa Tengah 2024. Dari capaian itu, Mardila ditunjuk sebagai perwakilan Jawa Tengah untuk Putri Pariwisata Indonesia 2025.
Selain itu, Mardila juga aktif mengikuti berbagai agenda budaya di tingkat provinsi, seperti acara 1 Suro di Solo, Dieng Culture Festival, dan dalam waktu dekat, Festival Pakudjembara di Karimunjawa.
“Ini sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Rembang. Harapannya, dengan kiprah Mbak Mardila, masyarakat luar bisa tahu di mana itu Rembang dan seperti apa pariwisatanya,” kata Triana.
Triana menegaskan bahwa Mardila tidak hanya menjadi representasi Kabupaten Rembang, tetapi juga membawa misi promosi wisata Jawa Tengah ke tingkat nasional.
“Harapan kami, ini juga bisa mendorong masuknya Kabupaten Rembang ke dalam strategi nasional pengembangan pariwisata,” ujarnya.
Dia mengatakan, ajang Putri Pariwisata Indonesia tahun ini akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di IKN. Malam puncak kompetisi berlangsung pada 27 Agustus 2025.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Ulfa





























