SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Salatiga resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitive setelah proses seleksi terbuka.
Adalah Muthoin, yang hari ini menjalani pelantikan di ruang Kaloka Kantor Setda Salatiga. Sebelumnya, ia sudah lebih dulu menjalankan tugas sebagai penjabat sekda sehingga dinilai memahami ritme dan tantangan internal pemerintahan.
Proses seleksi Sekda Salatiga berlangsung sengit. Dalam tahap akhir, Muthoin bersaing ketat dengan dua kandidat kuat lainnya, yakni Agung Hendratmiko dan Sidqon Effendy.
Kini, ia sah memegang peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi di Kota Salatiga. Muthoin menggantikan Wuri Pudjiastuti yang telah memasuki masa pensiun.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan bahwa proses pemilihan sekda dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi. Ia menyebut, langkah ini sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam menerapkan sistem merit di lingkungan birokrasi.
“Semua melalui proses terbuka, objektif, dan kompetitif. Ini bagian dari upaya kita membangun pemerintahan yang profesional,” tegas Robby.
Robby juga mengingatkan bahwa jabatan sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan peran kunci dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Sekda dituntut mampu menerjemahkan visi kepala daerah menjadi program nyata, sekaligus menjaga sinergi dan kinerja aparatur.
“Tantangan ke depan tidak ringan. Dibutuhkan kerja keras, inovasi, dan orientasi hasil,” imbuhnya.
Sementara itu, Muthoin mengaku siap mengemban amanah tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus meminta dukungan dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
Dengan filosofi khas yang ia sampaikan, Muthoin menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas.
“Sekda harus lurus, leres, laras, luas, dan luwes. Ini amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat,” ujarnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa































