PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Arus mudik lebaran mulai terasa dampaknya di Kota Pekalongan. Salah satu titik yang mengalami kepadatan signifikan adalah Jalan Urip Sumoharjo, yang menjadi jalur utama bagi pemudik dan aktivitas warga.
Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi, Satlantas Polres Pekalongan Kota mengambil langkah cepat dengan menerapkan rekayasa lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, AKP Yuna Ahadiyah, menjelaskan bahwa rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan di Simpang Ponolawen. Kendaraan dari arah selatan diarahkan langsung berbelok ke Jalan Wilis guna mengurangi kepadatan di titik tersebut. Selain itu, parkir di depan Cafe Anak Panah akan dilarang guna mencegah penyempitan jalan yang memperparah kemacetan. Petugas juga akan memasang traffic cone untuk memastikan aturan ini berjalan efektif.
“Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada pengemudi yang sering membantu menyeberangkan kendaraan, agar tetap tertib dan tidak menyebabkan kemacetan tambahan,” ujar AKP Yuna Ahadiyah, pada Kamis, 3 April 2025.
Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, pihak kepolisian akan menggelar patroli dan pengaturan lalu lintas mulai pukul 17.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan petugas dari Satlantas dan Dinas Perhubungan Kota Pekalongan.
Bima, seorang pengemudi asal Medono, mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo sangat menyulitkan bagi para pengemudi ojek daring dan kurir paket.
“Kami berharap dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, perjalanan jadi lebih lancar sehingga pekerjaan kami tidak terkendala,” ujarnya. (Lingkar Network | Fahri Alakbar – Lingkarjateng.id)






























