KUDUS, Lingkarjateng.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyalurkan tambahan atau extra dropping LPG 3 kilogram sebanyak 710.160 tabung setara 2.130 metrik ton (MT) untuk wilayah Jawa Tengah selama Ramadhan. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kudus memperoleh alokasi tambahan 35.160 tabung LPG subsidi.
Penambahan pasokan dilakukan menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kg atau gas melon. Extra dropping ini juga merupakan tindak lanjut atas usulan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi bersama pemerintah daerah terkait tren kenaikan konsumsi LPG subsidi selama Ramadhan.
“Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi selama Ramadhan,” jelas Taufiq, Sabtu, 28 Februari 2026.
Ia menegaskan, tambahan tersebut berada di luar alokasi distribusi harian reguler yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif untuk menjaga ketersediaan stok LPG 3 kg agar tetap aman selama bulan puasa.
Pertamina memastikan, tambahan pasokan akan langsung memperkuat stok di tingkat pangkalan resmi sehingga masyarakat dapat membeli sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET Rp 18.000. Informasi lokasi pangkalan terdekat dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal.
Selain itu, warga juga diminta tidak membeli LPG dengan harga di atas HET untuk menghindari praktik oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Secara rata-rata, di setiap desa/kelurahan terdapat 9 hingga 10 pangkalan resmi LPG 3 kg yang telah terdaftar dan diawasi, sehingga akses masyarakat terhadap LPG subsidi tetap terjaga,” ujarnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid






























