PEKALONGAN, Lingkarjateng.id — Komunitas penggemar ayam pelung Republik Ayam Pelung Pekalongan (Rapopo) menggelar ajang tahunan konguran bernilai di Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu, 3 Agustus 2025.
Pada kontes ayam pelung tersebut, para penggemar ayam pelung mengadu kualitas unggas yang identik dengan suara kokok panjang nan khas. Peserta kontes ini pun dari beragam daerah baik dari Pekalongan, Pemalang, Banjarnegara, Purbalingga, dan komunitas Sahabat Banyumas.
Ketua panitia, Rasmolan, mengatakan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap tahun oleh komunitas Rapopo yang sekaligus menjadi wadah silaturahmi penggemar ayam pelung.
“Untuk kegiatan hari ini adalah Lomba Ayam Pelung Komunitas Rapopo. Pesertanya dari Pekalongan dan sekitarnya,” jelasnya.
Lomba terbagi dalam dua kelas utama, yakni kelas janggar untuk ayam usia maksimal satu tahun yang dinilai dari suara kokoknya, dan kelas umum yang mencakup tiga kategori penilaian: seni suara, penampilan fisik, dan bobot ayam.
Selain piala dan piagam untuk para juara, kegiatan ini juga bertujuan memperluas minat masyarakat terhadap ayam pelung serta meningkatkan nilai jualnya.
“Tujuan acara ini yang pertama, jelas untuk silaturahmi. Yang kedua, untuk menguji kualitas ayam pelung itu sendiri,” tuturnya.
Ia berharap, lewat ajang ini komunitas pecinta ayam pelung di Pekalongan semakin berkembang dan turut melestarikan kekayaan hayati Nusantara.
“Untuk sesama pencinta hobi ayam ini, mari kita lestarikan ayam pelung. Karena ayam pelung itu termasuk ayam asli Indonesia,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa































