Magelang (lingkarjateng.id) – Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah Sersan Kepala (Serka) Anumerta Muhammad Nur Ichwan, prajurit asal Kabupaten Magelang yang tewas dalam misi perdamaian di Lebanon saat tiba di rumah duka pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 22.40 WIB.
Kedatangan almarhum di rumah duka, disambut oleh pihak keluarga, kerabat, dan sejumlah pelayat yang berada di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan,
Setibanya jenazah Serka Ichwan di rumah duka, isak tangis keluarga, kerabat, dan sejumlah pelayat yang hadir seketika pecah.
Di tengah suasana haru tersebut, bahkan sejumlah kerabat maupun temannya memanggil-manggil nama almarhum.
Bahkan adik almarhum Serka Anumerta Ichwan, Muhammad Fitrian Afif Efendi, 16, tak kuasa menahan tangis hingga lemas dan harus dibantu dibopong oleh sanak keluarga.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto menyampaikan, belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaiknya, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI, khususnya Kodam IX/Udayana. Almarhum adalah prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui penugasan misi perdamaian dunia,” ungkap Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto.
Ia menjelaskan, usai jenazah disemayamkan di rumah duka. Nantinya pada Minggu (5/4/2026) pagi, akan digelar upacara untuk pemberangkatan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giridharmoloyo, Kota Magelang.
“Upacara pemakaman akan dilaksanakan sekitar pukul 09.00 yang akan dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI,” ujarnya.***
Editor : Fian






























