Demak (lingkarjateng.id) – Mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) mengajukan penambahan kuota sebanyak 86.240 tabung.
Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 Kg, khususnya untuk keperluan rumah tangga dan pelaku usaha mikro selama Ramadan hingga menjelang lebaran Idul Fitri.
Kepala Dindagkop UKM Demak, Iskandar Zulkarnain, dalam surat resmi yang ditujukan kepada Executive General Manager Region Jawa Bagian Tengah menyampaikan permohonan penambahan kuota fakultatif selama dua hari kerja.
“Dalam rangka mengantisipasi adanya peningkatan permintaan LPG 3 Kg pada bulan Ramadhan ini yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat, maka kami mohon kebijakan penambahan kuota fakultatif selama dua hari kerja sebanyak 86.240 tabung,” tulisnya dalam surat tersebut.
Dengan adanya penambahan kuota tersebut dapat menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencegah gejolak harga di tingkat konsumen.
Ia menjelaskan, tambahan kuota tersebut diharapkan dapat didistribusikan kepada seluruh agen LPG 3 Kg yang ada di Kabupaten Demak, sehingga pemerataan pasokan dapat terjamin dan tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi LPG 3 Kg cenderung meningkat signifikan menjelang dan selama Ramadan.
Kondisi ini dipicu oleh bertambahnya aktivitas memasak di rumah tangga, meningkatnya produksi pelaku UMKM kuliner, serta persiapan kebutuhan menjelang Idul Fitri.
Pemerintah Kabupaten Demak juga mengimbau masyarakat untuk tetap membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Selain itu, pengawasan distribusi akan terus diperketat guna memastikan LPG subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Dengan adanya pengajuan tambahan kuota ini, diharapkan pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Demak tetap aman dan terkendali selama Ramadan,” tandasnya.
“Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran kelangkaan energi rumah tangga,” imbuh dia. ***
Jurnalis : Burhan Aslan
Editor : Fian






























