PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan resmi ditutup pada Rabu, 11 Maret 2026.
Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menjelaskan program TMMD kali ini berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton di RW 03 dan RW 05 Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.
“Penutupan TMMD sengkuyung tahun 2026 ini kita sudah berhasil melaksanakan pembangunan jalan rabat beton di RW 5 dan RW 3 di Kelurahan Bandengan Kecamatan Pekalongan Utara dengan volume jalan rabat beton di 3 segmen,” ujarnya.
Beberapa kegiatan fisik TMMD Sengkuyung kali ini yakni pengecoran jalan lingkungan dengan total panjang sekitar 212 meter. Lebar jalan bervariasi antara 0,95 hingga 1,4 meter dan ketebalan cor mencapai 40 sentimeter.
Pengerjaan tersebut terbagi dalam tiga segmen, yakni segmen pertama sepanjang 75 meter, segmen kedua sepanjang 6,8 meter, dan segmen ketiga sepanjang 130,3 meter.
Keberadaan jalan tersebut kini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk mempermudah akses dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Kalau melihat kondisi sebelumnya, jalan ini sering terkena banjir, baik karena rob maupun curah hujan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa dilalui masyarakat dan sudah diresmikan dengan nama Gang Sengkuyung,” jelasnya.
Dandim pun mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD hingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Dari awal saya pun sempat agak meragukan apakah pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu. Tapi alhamdulillah, berkat kerja keras dari TNI, Polri, Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan, dan semua pihak, sampai hari ini semuanya sudah selesai 100 persen,” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan tersebut.
“Ini merupakan kolaborasi luar biasa antara masyarakat, TNI-Polri, pemerintah, dan juga swasta untuk mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan Gang Sengkuyung tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan ekonomi warga, tetapi juga pada kesehatan lingkungan.
“Sekarang sudah tidak ada lagi genangan banjir seperti sebelumnya,” tambahnya.
Sementara itu Ketua RW 03 Kelurahan Bandengan Krisnawati mengaku bersyukur atas terlaksananya program TMMD di wilayahnya.
“Dengan adanya pembangunan ini sangat bermanfaat bagi warga. Sekarang jalan sudah tidak banjir lagi dan juga bisa menjadi penahan air dari selatan supaya tidak masuk ke wilayah utara saat hujan atau saat air pasang,” ujarnya.
Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program tersebut, khususnya Kodim 0710/Pekalongan dan Pemerintah Kota Pekalongan.
“Kami mewakili warga RW 03 dan RW 05 mengucapkan banyak terima kasih atas program TMMD ini. Semoga ke depan wilayah kami tidak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa






























