KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, membocorkan capaian kinerja indikator makro pembangunan Kabupaten Kendal tahun 2025 yang menunjukkan hasil sangat positif. Salah satunya capaian pertumbuhan ekonomi di Kendal yang mencapai 8,84 persen dan menjadi yang tertinggi se-Jawa Tengah (Jateng).
Hal itu disampaikan Bupati Kendal yang akrab disapa Tika saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kendal Tahun 2027, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Rabu, 21 Januari 2026.
“Capaian investasi targetnya Rp15 triliun tercapai Rp15,7 triliun. Harapan kami prestasi capaian kinerja indikator makro yang sudah luar biasa ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Tika.
Tika berharap FKP RKPD Kendal tahun 2027 tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berdiskusi secara konstruktif dan menghasilkan rekomendasi yang solutif dan inovatif guna menjadi masukan yang berharga dalam penyempurnaan rancangan awal RKPD 2027.
“Saya juga menekankan kepada seluruh OPD agar menyusun program dan kegiatan yang berorientasi pada hasil, jelas, dan terukur, sehingga dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar responsif, partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kendal,” tegasnya.
Forum yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tersebut mengusung tema “Kendal Cekatan Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan sebagai Pondasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Penguatan Sektor Unggulan Daerah”.
Menurut Tika, tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola kelembagaan guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, menyebut FKP menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan transparan.
“FKP RKPD 2027 bertujuan untuk menghimpun masukan, saran, serta aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi dan dunia usaha,” kata Agus.
“Masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD sebelum ditetapkan pada tahapan selanjutnya,” sambungnya.
Melalui forum ini, ia berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih tepat sasaran, selaras dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memperkuat sektor-sektor unggulan daerah sebagai motor penggerak ekonomi.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menyampaikan 7 pokok pikiran DPRD Kendal di antaranya terkait, penataan SDM, pelayanan kesehatan, dan penanganan sampah.
“Tiga poin itu yang kami tekankan. Kita DPRD pasti akan memprioritaskan dari sisi anggaran sepanjang secara teknis bisa ada pertanggungjawaban lebih baik,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid
































