SEMARANG, Lingkarjateng.id – Nilai investasi di Jawa Tengah mencapai Rp66,13 triliun, atau 84,42 persen hingga triwulan ketiga 2025 dari target tahunan penanaman modal.
Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Jateng, Dhoni Widianto, menyebutkan khusus pada triwulan ketiga, investasi di Jateng tercatat Rp20,55 triliun atau meningkat Rp2,61 triliun dari tahun sebelumnya.
Ada empat sektor yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Jateng. Pertama, industri pengolahan, seperti steel, alas kaki, makanan dan minuman. Kontribusinya mencapai 33% terhadap Produk Domestik Regional (PDRB).
“Tentu kepada asosiasi pengusaha, bidang ini menjadi suatu yang menarik untuk digarap bersama-sama sehingga diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata dia, Selasa, 21 Oktober 2025.
Sektor perdagangan menyumbang kontribusi mencapai lebih dari 13% terhadap PDRB pada semester 1. Selanjutnya, sektor pertanian memberikan kontribusi lebih dari 13 persen, dan sektor konstruksi seperti jalan tol, jalan provinsi dan irigasi tercatat memberikan kontribusi lebih dari 11 persen terhadap PDRB Jateng.

Sumber: Humas Pemprov Jateng






























