JEPARA, Lingkarjateng.id – Belasan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jepara terendam banjir imbas cuaca ekstrem beberapa hari ini. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar yang seharusnya dilaksanakan di sekolah terpaksa dilakukan secara daring (dalam jaringan).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Hidayat menyampaikan, setidaknya terdapat 17 Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir yaitu SDN 12 Karanggondang, SDN 4 Mayong Lor, SDN 2 Kembang, SDN 5 Bringin, SDN 1, 3, 4 Welahan, SDN 2 Kedungsarimulyo, SDN 4 Ujungpandan, SDN 3 Ujungwatu, SDN 1,3 Kaliombo, SDN 2 Paren, SDN 2 Dorang, SDN 1 Tegalsambi, SDN 1 Gerdu, dan SDN 2 Sowan Kidul.
“Untuk proses pembelajarannya tugas belajar di rumah,” ucap Ali di Jepara, Rabu, 20 Maret 2024.
Ali menyebut, dampak banjir tahun ini jauh lebih parah dibandingkan tahun lalu. Hal itu terlihat dari jumlah data sekolah yang terdampak lebih banyak daripada saat banjir tahun lalu.
Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh orang tua murid untuk menjaga anaknya saat bencana banjir masih berlangsung. Selain itu, Ali juga meminta para guru juga untuk melaksanakan tindakan preventif selama bencana banjir.
“Menjaga sarana dan prasarana, buku mata pelajaran, dan aset-aset milik satuan pendidikan. Sudah kami instruksikan juga, kalau sudah tidak terdampak segera melakukan pembelajaran tatap muka,” tuturnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)
































