Rembang, Lingkarjateng.id – Rembang Expo 2025 resmi dibuka pada Jumat malam, 25 Juli 2025, di Balai Kartini Rembang. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies), menandai dimulainya rangkaian expo yang akan berlangsung selama tujuh hari ke depan hingga 31 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Gus Hanies menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang sehat dan inklusif. Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya terlihat dalam angka statistik.
Rembang Expo 2025 menampilkan lebih dari 120 stan yang berisi produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Rembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-284 Kabupaten Rembang.
Ketua Paguyuban Rembang Kreatif Mandiri sekaligus Ketua Panitia Expo, Edi Siswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara mandiri tanpa menggunakan dana APBD. Menurutnya, expo bertujuan untuk mempromosikan produk lokal serta memberikan ruang pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.
“Expo ini menjadi wadah promosi dan penguatan daya saing UMKM. Kami ingin menciptakan ruang bertukar ide dan memperluas jaringan usaha pelaku lokal,” ujar Edi.
Gus Hanies menyampaikan optimismenya bahwa kegiatan seperti ini dapat membantu UMKM naik kelas. Ia juga menyebut Rembang Expo sebagai cikal bakal terbentuknya ekosistem ekonomi baru di daerah.
“Kami akan terus mendorong kegiatan serupa agar pelaku UMKM bisa lebih berkembang dalam hal penjualan, kreativitas, dan jejaring,” ujarnya.
Rembang Expo 2025 terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ajang yang bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat, dari pesisir hingga pegunungan.
Jurnalis : falih-LingkarNetwork
Editor : Anas M






























