KENDAL, Lingkarjateng.id – Di tengah mencuatnya isu krisis bahan bakar minyak (BBM), Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, mulai mengubah kebiasaan dengan menggunakan sepeda saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi energi sekaligus upaya mendorong masyarakat beralih ke pola hidup yang lebih hemat dan lebih sehat.
Dalam beberapa hari terakhir, Ketua DPRD terlihat berangkat ke kantor hingga menghadiri kegiatan di wilayah sekitar dengan mengayuh sepeda. Aksi tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan termasuk Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.
“Pak Ketua DPRD ini sudah memberikan contoh sebelum edaran resmi dari pemerintah pusat turun. Beliau hari inj sudah naik sepeda. Kemarin juga sudah naik sepeda. Padahal kita belum ada surat edaran resmi dari pusat,” ujar Bupati Kendal, Rabu, 1 April 2026.
Bupati Kendal menyebut akan segera rapat terkait kebijakan ASN berangkat ke kantor dengan sepeda untuk menghemat BBM.
“Kami akan rapatkan dulu, mungkin di wilayah-wilayah tertentu nanti kita wajibkan untuk naik sepeda,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq mengaku penggunaan sepeda merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar, baik dari sisi penghematan energi maupun kesehatan.
“Ya kebetulan juga karena ini dekat jadi naik sepeda. Selain itu untuk kesehatan biar ada geraknya jadi naik sepeda,” ujarnya.
Ia juga menilai, di tengah kekhawatiran akan ketersediaan BBM, masyarakat perlu mulai mempertimbangkan alternatif transportasi yang lebih efisien teemasuk bersepeda jika jarak tempuh cukup dekat dan terjangkau.
“Tetapi memang kita naik sepeda yang jaraknya terjangkau. Kalau tidak terjangkau kita tetap pakai kendaraan,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa






























