Kab.Semarang (lingkarjateng.id) – Di hari terakhir tahap pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026 di Kabupaten Semarang, muncul sejumlah nama petahana ikut mendaftarkan diri.
Dari pantauan, beberapa nama-nama petahana mulai muncul untuk mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas pendaftaran, serta persyaratan di Panitia Pilkades desa masing-masing setempat.
Salah satunya yaitu, bacakades petahana dari Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, H.Winarno yang resmi mendaftarkan diri kembali dalam kontestasi Pilkades Desa Klero, di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Kamis (15/10).
Sosok yang sudah dua periode memimpin Desa Klero ini, datang ke Sekretariat Panitia Pilkades Desa Klero, di Balai Desa Klero dengan mengendarai sepeda motor dan memboncengkan sang istri.
Keberangkatannya dari rumah diawali dengan prosesi selamatan dan doa bersama, lalu diiringi oleh ratusan warga serta tim pendukung yang ikut mengawal penyerahan berkas persyaratan kepada panitia pemilihan.
Kali ini Winarno bertekat, untuk melanjutkan pengabdiannya setelah memimpin desa tersebut selama dua periode yaitu periode 2013-2019 dan periode 2019-2027.
Saat ditemui di lokasi, Winarno menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan beberapa program prioritas yang belum tuntas, terutama pada sektor digitalisasi dan infrastruktur.
“Kami ingin membawa Desa Klero lebih baik lagi ke depan. Fokus utama kami pada periode berikutnya adalah memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan berbasis digital,” ujarnya.
“Tak hanya itu, saya juga bertekat untuk melanjutkan pemerataan infrastruktur seperti jalan usaha tani dan irigasi, serta mengoptimalkan BUMDes untuk mendongkrak ekonomi warga,” lanjutnya.
Panitia Pilkades di Desa Klero saat ini juga tengah melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas pendaftaran yang masuk sebelum menetapkan calon definitif yang berhak maju ke tahap pemungutan suara.
Sementara itu, bacakades petahana Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Parsunto, juga mendaftarkan diri di hari terakhir tahap pendaftaran Pilkades Serentak 2026.
Parsunto resmi mendaftar sebagai bacakades Desa Nyatnyono pada pukul 09.00 WIB usai meminta doa restu kepada orang tua, istri, serta sejumlah sesepuh desa.
Ia mengatakan, keputusannya mendaftar pada hari terakhir penuh pertimbangan, karena menurutnya dengan mengikuti hitungan hari berdasarkan petunjuk orang tua yang diyakininya baik untuk dirinya.
“Karena hitungan hari mengikuti orang tua. Saya meyakini itu juga yang terbaik buat saya, sehingga saya mendaftarkan diri di hari terakhir,” paparnya.
Bagi Parsunto, Desa Nyatnyono menyimpan banyak potensi, salah satunya religi dan ia bertekat untuk pengembangan wisata religi di Nyatnyono yang sebelumnya sudah ia lakukan pada tahun 2023.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Nyatnyono, Nur Rois, mengungkapkan pada akhir tahapan pendaftaran bacakades hingga Kamis pagi, tercatat tiga bakal calon telah mengembalikan formulir dari delapan orang yang sebelumnya mengambil berkas pendaftaran.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tinggi. Ada 8 orang yang mengambil formulir, dan sampai saat ini tiga orang sudah mengembalikan formulir. Terkait persyaratan bagi petahana, ketentuan mengenai dokumen dan kewajiban cuti telah menjadi bagian dari aturan,” katanya. (Lingkar Network/Hesty Imaniar)***
Editor : Adi Arfian






























