PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan H. Sukirman menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pekalongan di Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Minggu,5 April 2026.
Dalam sambutannya, Sukirman menilai IPHI memiliki peran strategis sebagai organisasi besar yang mampu mendukung pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor.
“Saya kira IPHI tidak hanya organisasi persaudaraan, tetapi mampu bersinergi dengan pemerintah,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh anggota IPHI untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, terutama di bidang pelayanan masyarakat dan kegiatan keagamaan.
“Kita berharap IPHI di Kabupaten Pekalongan akan mampu terus bersinergi dalam ikut mangayubagyo program-program yang kita berikan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan dan seterusnya. Tentu banyak hal yang akan kita raih bersama, akan kita gapai bersama cita-cita kita,” kata Sukirman.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, yang turut menghadiri acara halal bihalal tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kinerja lembaganya yang dinilai belum optimal.
Ia juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan penyelenggara haji terkait berbagai persoalan teknis, termasuk pendamping haji dan akses KBIH ke asrama haji.
“Kami menyadari bahwa peran DPRD belum maksimal. Kami juga banyak mendapat masukan dan teguran dari masyarakat. Untuk itu, kami atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji Kabupaten Pekalongan, Asrofi, menjelaskan bahwa IPHI merupakan wadah silaturahmi bagi para jemaah haji lintas angkatan.
“IPHI merupakan wadah berkumpulnya jemaah-jemaah yang sudah mendapat gelar Haji dan Hajjah. Yang bertujuan untuk saling silaturahmi, memperkenalkan diri dari angkatan yang satu dengan angkatan yang lainnya supaya kenal, maka dibentuknya IPHI,” jelasnya.
Tahun ini, kata Asrofi, Kabupaten Pekalongan dijadwalkan memberangkatkan sekitar 942 jemaah haji, meski terdapat beberapa kendala seperti kondisi kesehatan jemaah.
Di sisi lain, Ketua IPHI Kabupaten Pekalongan, Susiyanto, menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan menyelesaikan persoalan antarsesama.
Ia juga berharap IPHI dapat dilibatkan lebih aktif dalam penyelenggaraan ibadah haji, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan jemaah.
“Kami berharap IPHI bisa dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan perhajian. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama berkontribusi dan mendapatkan manfaat serta keberkahan,” ujarnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid






























