DEMAK, Lingkarjateng.id – Kabupaten Demak, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah padat yang dilintasi pemudik pada arus mudik Lebaran 2026. Jalur Pantura yang melintasi wilayah ini diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan seiring mendekati puncak arus mudik 18 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pemudik yang masuk maupun melintas di Jawa Tengah tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 17 juta orang.
Sementara Kabupaten Demak sendiri menjadi salah satu daerah yang berada di jalur utama Pantura, sehingga lonjakan kendaraan pemudik dipastikan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik, Dinas Perhubungan Kabupaten Demak telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, salah satunya dengan menambah penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalur utama.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Arif Sudaryanto, mengatakan bahwa saat ini jumlah PJU di seluruh wilayah Kabupaten Demak mencapai sekitar 3.400 titik yang dipasang di berbagai ruas jalan termasuk jalan desa.
“Untuk jalur Pantura kami juga menambah ratusan PJU di beberapa titik. Di jalur Sayung-Karangtengah terdapat 51 titik PJU, jalur Trengguli-Karanganyar sebanyak 72 titik, dan jalur Bolo-Trengguli sebanyak 36 titik,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, khusus untuk ruas Sayung–Karangtengah, PJU yang digunakan merupakan lampu berbasis tenaga surya, sementara pada ruas lainnya menggunakan PJU konvensional yang bersumber dari listrik PLN.
Pihaknya juga menyiapkan tim khusus untuk menangani kerusakan lampu jalan.
“Jika ada laporan terkait PJU yang mati, kami memiliki tim buser (buruh servis) yang akan langsung melakukan perbaikan di titik lampu yang mengalami gangguan,” katanya.
Selain memastikan penerangan jalan, Dishub Demak juga melakukan ram check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan, khususnya pada bus di terminal maupun kendaraan yang digunakan untuk program mudik gratis.
“Kami melakukan ramp check di terminal maupun terminal wisata. Alhamdulillah hasil pemeriksaan menunjukkan kendaraan yang digunakan memenuhi syarat, termasuk bus-bis yang digunakan untuk mudik (gratis) ini kami lakukan ramp check juga,” jelasnya.
Menurutnya, arus kendaraan pemudik yang melintas di wilayah Demak saat ini sudah mulai mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Di samping itu, Dishub Demak juga telah memasang sekitar 73 titik kamera CCTV online yang tersebar di berbagai ruas jalan, baik di jalan desa maupun di jalur Pantura.
“CCTV tersebut beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat maupun pemudik untuk memantau kondisi arus lalu lintas,” tambah Arif.
Tak lupa, Arif juga mengimbau kepada para pengendara khususnya pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik.
“Kami mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati, jangan lupa berdoa sebelum berangkat, dan apabila merasa mengantuk sebaiknya tidak memaksakan diri. Segera beristirahat karena microsleep sangat berbahaya jika tetap dipaksakan berkendara,” pungkasnya.
Jurnalis: M Burhanuddin Aslam
Editor: Sekar S































