KUDUS, Lingkarjateng.id – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tapi dimaknai sebagai momentum refleksi oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus untuk meninjau capaian serta penguatan kelembagaan sepanjang tahun 2025.
Momentum tersebut tercermin dalam Upacara Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar UIN Sunan Kudus di GOR, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan.
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, bertindak sebagai pembina upacara dengan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia. Sesuai tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” amanat tersebut menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam merawat harmoni sosial, memperkuat moderasi beragama, serta menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Usai membacakan amanat Menteri Agama, Rektor menyampaikan sejumlah capaian institusi UIN Sunan Kudus sepanjang tahun 2025. Ia mengungkapkan rasa syukur atas berbagai prestasi dan rekognisi yang diraih melalui kerja kolektif dan sinergi seluruh civitas akademika.
“Beberapa capaian tersebut antara lain terbitnya Peraturan Presiden tentang UIN Sunan Kudus pada 8 Mei 2025, UIN Sunan Kudus juga berhasil meraih Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul per 1 Juli 2025, disertai 18 program studi terakreditasi Unggul dan satu program studi terakreditasi A,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menambahkan capaian lain pada tahun yang sama, yakni terakreditasinya Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Sunan Kudus yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Tak kalah membanggakan, Perpustakaan UIN Sunan Kudus juga berhasil mempertahankan Akreditasi A.
Dalam momentum HAB ke-80 tersebut, Rektor turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada 20 dosen penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia, serta kepada para dosen penerima hibah Penelitian MoRA The AIR Fund untuk anggaran tahun 2025 dan 2026.
Menutup amanatnya, Rektor mengajak seluruh civitas akademika menjadikan nilai-nilai dalam tema HAB ke-80 sebagai spirit bersama dalam melangkah ke depan.
“Marilah kita satukan tekad, dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan UIN Sunan Kudus menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.
Editor: Sekar S
































