PATI, Lingkarjateng.id – Pemerintah telah menerbitkan kebijakan efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi seluruh birokrasi baik pusat maupun daerah.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Pati Narso mengatakan sudah saatnya moda transportasi umum kembali diperhatikan demi mendukung kebijakan tersebut. Ia menilai, efisiensi BBM akan percuma tanpa kontribusi masyarakat.
“Permasalahannya jadi panjang, bagaimana transportasi umum di Pati ini bisa layak dan mendukung, bukan hanya untuk ASN, tapi juga pekerja swasta,” jelasnya, Rabu, 8 April 2026.
Ia menyebut, kondisi transportasi umum saat ini belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan transportasi umum secara menyeluruh agar lebih layak dan dapat diandalkan.
“Ini harus menjadi kebijakan jangka panjang, sehingga harus benar-benar mengerti perhatian serius dari pemerintah” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar
































