KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal menghadirkan layanan spesial bertajuk “Dukcapil Ekstrime (Ekstra Time Melayani)” menjelang Idulfitri dan Nyepi 2026.
Program Dukcapil Ekstrime ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan sebelum mudik.
Kepala Dispendukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih menjelaskan, selama libur lebaran 2026 Dukcapil tetap membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) untuk melayani masyarakat.
“Walaupun yang lainnya libur, tapi kami menyediakan waktu untuk melayani para pemudik atau para pemula untuk perekaman KTP elektronik, cetak KTP dan dokumen kependudukan lainnya,” terang Ratna, Rabu, 18 Maret 2026.
Layanan spesial tersebut berlangsung pada Rabu-Kamis 18–19 Maret 2026 mulai pukul 08.00–11.00 WIB di sejumlah titik pelayanan termasuk di kantor Dispendukcapil Kendal dan UPTD Dukcapil di Kecamatan Weleri, Kaliwungu, Sukorejo dan Boja.
“Hari ini dan besok kami membuka layanan Dukcapil Ekstrime atau Ekstra Time Melayani. Kami membuka layanan ini memang untuk menyediakan pelayanan khususnya para pemudik warga Kabupaten Kendal yang hari ini ataupun besok barangkali pulang ke Kendal kita bantu, sehingga mereka tidak bingung,” ungkapnya.

Program Ekstrime merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan warga dapat mudik dengan tenang tanpa kendala administrasi kependudukan.
“Mungkin mereka pulang ke Kendal ada yang KTPnya hilang atau mungkin ada kendala. Kemudian KTP pemula barangkali ada anak-anak yang sekolahnya di luar Kabupaten Kendal, mungkin mondoknya di luar Kendal atau mungkin ikut sanak saudara yang di luar Kendal. Nah kami buka layanan spesial untuk melayani mereka,” terangnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kendal dapat memanfaatkan kesempatan ini agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman, sesuai slogan program “Mudik Nyaman, Dokumen Aman.”
“Kami berharap kepada para pemudik, manakala membutuhkan KTP karena hilang, rusak dan lain sebagainya silahkan untuk memanfaatkan layanan ini. Begitu juga untuk para pemula yang usia 17 tahun yang belum sempat rekam bisa memanfaatkan layanan ekstratime kami,” pesannya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani





























