KENDAL, Lingkarjateng.id – Bersama Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Dinas Sosial Kabupaten Kendal memberikan bantuan Atensi (asistensi rehabilitasi sosial) kepada 90 orang.
Bantuan atensi diberikan kepada penyandang disabilitas, lansia, anak, dan masyarakat rentan sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai 4.
Penyerahan bantuan Atensi gelombang pertama dilaksanakan di Aula Kecamatan Pegandon pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal, Muntoha, mewakili Bupati Kendal menerangkan bahwa bantuan Atensi ini merupakan bantuan dari Kemensos RI yang diperuntukkan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sesuai dengan kebutuhannya.
“Bantuan Atensi ini adalah program dari Kemensos RI melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Penerimanya adalah anak yatim, penyandang disabilitas, lansia dan keluarga miskin. Penerimanya adalah desil 1 sampai 4,” terangnya, Senin, 16 Maret 2026.
Muntoha menjelaskan bahwa Dinsos Kendal melakukan asesmen terlebih dahulu guna memastikan kebutuhan para penerima manfaat tersebut. Selanjutnya data direkomendasikan kepada Kemensos.
“Misalnya dia disabilitas butuh bantuan kursi roda ya kita usulkan. Atau penerima manfaat yang butuh bantuan hidup layak, misalnya kasurnya jelek, tidak punya selimut, atau misalnya ada yang ingin usaha kelontong kita bantu dari almarinya, barang yang akan dijual, atau ingin jadi peternak ya kita bantu. Pokoknya bantuan bukan berupa uang tapu sesuai dengan kebutuhan mereka,” terang Toha.
Menurutnya, bantuan Atensi diberikan kepada masyarakat dalam rangka peningkatan pelayanan sosial bagi PPKS. Selain itu, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada kelompok rentan agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi serta meningkatkan kemandirian sosial.
“Harapannya bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima, sekaligus menjadi stimulus untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup masyarakat rentan di wilayah Kendal,” tuturnya.
Adapun rincian 90 penerima manfaat menerima Bantuan Atensi tersebuta adalah 25 orang penyandang disabilitas yang menerima alat bantu, nutrisi, dan sembako. Kemudian 6 orang lanjut usia mendapatkan bantuan pemenuhan hidup layak berupa sembako.
Selanjutnya, 6 anak menerima perlengkapan sekolah, serta 53 orang masyarakat rentan memperoleh bantuan pemenuhan hidup layak dan dukungan kewirausahaan. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































