REMBANG, Lingkarjateng.id – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang menggelar Grand Final Duta Literasi Rembang pada Kamis, 26 Juni 2025. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan setelah seleksi tertulis yang diikuti oleh 95 peserta, dan diambil 6 peserta terbaik untuk maju ke babak final.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, mengatakan hanya lima duta yang akan dipanggil untuk diajak koordinasi dalam menyusun program kerja. Ia mengaku bahwa kegiatan duta literasi tahun 2024 kurang maksimal sehingga perlu peningkatan beberapa hal di tahun ini.
“Tahun ini insyaallah kami akan lebih berkolaborasi dengan mereka sesuai visi dan misi mereka tadi untuk bisa dilaksanakan dengan kolaborasi dengan dinas kami,” ungkap Sholchan.
Baginya, masih ada beberapa masukan masyarakat terkait kegiatan grand final ini, terutama dari aspek peserta yang kurang merata.
“Kebanyakan mengelompok dari sekolah-sekolah tertentu yang memang semangat. Sementara ada banyak sekolah yang belum mengirimkan, sehingga tadi finalis SMA Lasem sendiri ada 3 peserta. Ini di satu sisi bisa disebut kurang mewakili, namun di sisi lain memang seperti itu,” imbuh Sholchan.
Musringah Harno, selaku bunda literasi Kabupaten Rembang, berharap duta literasi Kabupaten Rembang terpilih bisa meningkatkan minat baca atau literasi kepada masyarakat.
“Yang kedua harapan saya semoga (futa literasi) bisa memberikan informasi-informasi penting dan terkini kepada masyarakat,” imbuhnya.
Grand Final Duta Literasi Rembang ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ibu Hj. Musringah Harno (Bunda Literasi Kabupaten Rembang), Achmad Sholchan (Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan), dan Moch. Ilyas Al Musthofa (Pegiat Literasi Rembang).
Aspek penilaian dalam Grand Final Duta Literasi ini meliputi hasil karya resensi, performance, pengetahuan tentang keliterasian, dan aksi bakat. Para peserta menampilkan karya literasi mereka dalam bentuk seni, seperti story telling, tari, dan membaca puisi karya sendiri.
Dalam event ini, satu peserta tidak dapat hadir sehingga didiskualifikasi secara tidak langsung.
Adapun Juara Duta Literasi Rembang tahun ini adalah:
1. Shofia Ramadhani Siskaningsih dari SMAN 1 Lasem (juara 1)
2. Wahyu Trisna Augischa dari Universitas Terbuka Salut Kartini (juara 2)
3. Farihah Zerlin Meyvana dari SMA N 1 Lasem (juara 3)
4. Yulfa Sulistyowati dari SMAN 1 Sulang (harapan 1)
5. Rieke Alya Luthfiah dari SMAN 1 Lasem (harapan 2)
Shofia Ramadhani Siskaningsih, juara pertama, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada teman-teman dan guru yang telah mendukungnya. Ia berjanji untuk menggerakkan literasi di Kabupaten Rembang dengan beberapa program kerja yang akan dijalankan.
“Jujur saja untuk pembuatan hal-hal atau keperluan dalam pemilihan duta literasi ini sedikit mengalami kesusahan tetapi dibantu (support) oleh Bapak Ibu guru dan teman-teman,” ungkap Shofia.
Sebagai tambahan informasi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Rembang juga akan mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan dan Wakil Bunda Literasi Kabupaten pada tanggal 3 Juli mendatang, serta mengadakan sosialisasi gemar membaca sebagai upaya peningkatan literasi di kalangan generasi muda.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Sekar S





























