SEMARANG, Lingkarjateng.id – Aksi demonstrasi yang digelar Masyarakat Pati Bersatu di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati pada Jumat, 19 September 2025, mendesak agar Partai Gerindra mencopot Bupati Pati, Sudewo, dari keanggotaan partai.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko yang akrab disapa Heri Londo, mengungkapkan hingga kini pihaknya belum menerima surat tuntutan pemecatan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Pati.
“Walaupun kemarin Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pati, Pak Hardi, sudah menyampaikan secara lisan kepada kami tentang aspirasi masyarakat saat demo, karena beliau juga menemui massa aksi. Namun surat resmi masih dalam proses,” ujar Heri di Semarang pada Minggu, 21 September 2025.
Heri menambahkan, jika surat resmi sudah sampai ke DPD, pihaknya akan segera memanggil Ketua DPC Pati untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Kalau suratnya masuk besok Senin (22 September 2025), saat itu juga kita langsung panggil Pak Hardi. Nanti berdasarkan pertimbangan, kalau memang harus diteruskan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat) di Jakarta, ya akan kita teruskan,” jelasnya.
Selain itu, Heri menegaskan rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terkait pemakzulan Bupati Sudewo harus dilakukan secara transparan agar masyarakat bisa mengawal prosesnya.
“Hari ini transparansi harus muncul. Sebagai pejabat publik memang harus mau dievaluasi terus-menerus. Contohnya di DPRD Provinsi kemarin juga sudah ada keputusan pimpinan untuk menurunkan tunjangan,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengapresiasi sikap masyarakat Pati yang aktif mengawal jalannya rapat Pansus. Menurutnya, kontrol masyarakat atas kebijakan wakil rakyat memang diperlukan, tetapi harus dilakukan sesuai aturan.
“Penyampaian aspirasi itu hak masyarakat, tapi jangan sampai menimbulkan kerusuhan. Sesuai arahan Pak Prabowo, pejabat publik memang harus mendengarkan rakyat. Masukan-masukan dari masyarakat justru bisa menjadi formulasi kebijakan berikutnya,” pungkas Heri.
Jurnalis: Rizky Syahrul Al-Fath
Editor: Rosyid





























