PATI, Lingkarjateng.id – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Kabupaten Pati mendapatkan lampu hijau dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Hal itu disampaikan Bupati Pati, Sudewo, usai berbincang dengan Kapolri di sela-sela kegiatan retret kepala daerah se-Indonesia di Magelang pada Selasa, 25 Februari 2025.
“Kapolri merestui pembangunan RS Bhayangkara di Kabupaten Pati, tepatnya di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan,” ucap Sudewo.
Sudewo menegaskan bahwa pembangunan RS Bhayangkara juga akan dibarengi peningkatan status Kompi di Brimob Polresta Pati menjadi Batalyon.
“Dan akan meningkatkan status satgas Brimob yang sekarang ini berstatus Kompi, akan naik level menjadi Batalyon,” katanya.
Sebelumnya, Sudewo bersama wakilnya Risma Ardhi Chandra menyampaikan wacana pembangunan RS Bhayangkara dalam acara ramah tamah di rumahnya pada Kamis malam, 20 Februari 2025.
“Saya bersama Pak Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah, memperkuat sinergitas dengan pemerintah pusat. Pertama, saya dan Pak Luthfi menghadap Bapak Kapolri,” ujar Sudewo.
Sudewo menyebut pembangunan RS Bhayangkara ditempatkan di Jakenan lantaran letaknya berada di tengah-tengah 4 kecamatan yakni Winong, Pucakwangi, Jakenan, dan Jaken.
Sehingga, warga di 4 kecamatan tersebut tidak perlu jauh-jauh mengakses fasilitas kesehatan ke Pati Kota.
“Mudah-mudahan belum ada seratus hari ke depan peletakan batu pertama rumah sakit Bhayangkara sudah dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi resmi dari Mabes Polri terkait rencana pembangunan RS Bhayangkara di Bumi Mina Tani. Saat ini, dirinya masih menunggu realisasi kabar baik tersebut.
“Kita belum dapat surat resminya dari Mabes. Saya belum dikabari secara resmi dari satuan atas, jadi masih menunggu kepastian dari Mabes Polri,” ucapnya melalui pesan singkat pada Jumat, 21 Februari 2025. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Lingkarjateng.id)






























