KENDAL, Lingkarjateng.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada libur hari raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala BPBD Kabupaten Kendal, Ali Sutaryo, mengatakan menyiagakan personel, peralatan, serta logistik di posko siaga bencana guna mendukung pengamanan dan pelayanan selama libur lebaran serta memastikan respons cepat terhadap situasi darurat
“Kami juga meningkatkan koordinasi lintas sektoral dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Polres, Kodim, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, hingga organisasi masyarakat bidang penanggulangan bencana termasuk Destana,” terang Ali Sutaryo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 14 Maret 2026.
BPBD Kendal juga akan memonitor dan patroli di wilayah rawan bencana, khususnya di jalur mudik. Pengawasan turut dilakukan di destinasi wisata yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung dan berada di kawasan rawan bencana.
“Kita siapsiagakan personel di area destinasi wisata terutama di pantai. Kemudian kita juga siapsiagakan personel untuk melakukan pengawasan di daerah-daerah rawan longsor misalnya Desa Gentinggunung Kecamatan Sukorejo,” tambahnya.
Selain itu BPBD Kendal telah memasang lima alat pendeteksi dini bencana di sejumlah lokasi rawan bencana longsor.
“EWS (early warning system) telah kita pasang di lima daerah rawan bencana longsor, diantaranya Desa Mojoagung, Desa Kalibareng, Desa Tamanrejo dan Desa Tirtomulyo dan di Desa Cening tetapi EWS yang di Cening ini saat ini sedang rusak karena tali bajanya putus ketarik longsoran,” bebernya.
Beberapa potensi ancaman bencana cuaca ekstrem, banjir dan longsor pada jalur mudik yang perlu diwaspadai diantaranya di Kecamatan Weleri, Pageruyung, Patean, Singorojo,u Boja, Limbangan, Kaliwungu Selatan, Kaliwungu, Kendal dan Pegandon.
Selain itu secara berkala, BPBB menyebarluaskan informasi peringatan dini cuaca dan potensi bencana melalui laman bpbd.kendakkab.go.id maupun media sosial Facebook BPBD Kab Kendal, intagram bpbd.Kab Kendal dan twitter @bpbdkendal.
“BPBD Kendal mengimbau kepada masyarakat maupun pemudik segera melaporkan apabila terjadi bencana di jalur mudik melalui nomor BPBD Kendal 0811-2828-160,” lanjutnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat mengakses informasi secara mandiri melalui aplikasi Info BMKG dari BMKG untuk prakiraan cuaca, serta aplikasi inaRISK Personal guna mengetahui peta wilayah rawan bencana.
“Dan yang paling penting kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena dapat memicu banjir dan memperparah dampak bencana saat musim hujan,” tegasnya.
Kepala BPBD Kendal berharap dengan kesiapsiagaan ini, arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Kendal dapat berlangsung aman, nyaman, dan minim risiko bencana. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































