CPNS Blora Dituntut Kuasai Teknologi dan Peka Isu Publik

LATSAR CPNS BLORA

PENGARAHAN: Bupati Blora, Arief Rohman membuka pelaksanaan Latihan Dasar CPNS Golongan III di Gedung PKPRI, Senin (13/12). (Lilik Yuliantoro/Lingkarjateng.id)

BLORA, Lingkarjateng.id – Bupati Blora Arief Rohman meminta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan menguasai teknologi digital. Selain itu, juga harus peka terhadap isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Blora saat membuka pelaksanaan Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora di Gedung PKPRI. Pembukaan dilakukan Bupati dengan penyampaian pengarahan bagi CPNS, didampingi Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Blora.

Ribuan Peserta Lolos Seleksi Kompetensi CPNS Pemprov Jateng

 “CPNS saat ini jelas berbeda dengan CPNS jaman dahulu. Semuanya dituntut serba cepat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Maka jenengan semuanya harus mampu dan mau untuk ikut menjadi pelakunya,” ungkapnya, Senin (13/12).

Semua CPNS, kata Bupati, harus punya medsos. Hal ini berguna untuk memantau perkembangan yang sedang diperbincangkan masyarakat.

 “Sesekali lihat medsos saya dan Bu Wakil Bupati agar tahu kebijakan apa yang sedang dilakukan. Semuanya harus inovatif dan aktif, serta berintegritas tinggi. CPNS Blora pasti bisa!” serunya.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Blora Heru Eko Wiyono menjelaskan, bahwa Latsar yang dibuka Bupati Blora kali ini merupakan pelaksanaan Latsar tahap terakhir angkatan 180 berjumlah 40 orang. CPNS ini merupakan hasil seleksi 2020 yang mulai masuk awal 2021.  “Mereka mengikuti Latsar selama satu minggu di Gedung PKPRI dan Hotel Mustika. Berbagai materi kepegawaian, bela negara, dan lainnya kita berikan bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)