JEPARA, Lingkarjateng.id – Paviliun Jepara mencatat nilai transaksi sebesar Rp2,41 miliar selama dua hari pelaksanaan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Capaian tersebut diperoleh dari aktivitas bisnis yang berlangsung sejak awal pameran.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jepara, Anjar Jambore Widodo, mengatakan Paviliun Jepara mendapat perhatian cukup besar dari para pelaku bisnis dan buyer mancanegara.
Menurutnya, selama dua hari pameran tercatat sebanyak 243 pengunjung mendatangi paviliun tersebut.
“Dalam dua hari keikutsertaan dalam pameran nilai transaksi dari 20 pelaku usaha yang tergabung dalam Paviliun Jepara mencapai Rp2.415.660.600. Untuk yang berpartisipasi yercatat ada 40 peserta yang mengikuti pameran secara mandiri, sementara 20 peserta lainnya bergabung dalam Paviliun Jepara yang difasilitasi pemerintah daerah,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan, mayoritas pengunjung Paviliun Jepara berasal dari Indonesia dengan persentase sekitar 25 persen. Selain itu, pengunjung dari India mencapai sekitar 13 persen dan China sekitar 6 persen.
Sementara itu, buyer dari Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat masing-masing menyumbang sekitar 4 persen dari total pengunjung paviliun.
“Pengunjung juga datang dari Australia, Jepang, Korea, Turki, Perancis, serta sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah,” imbuhnya.
Anjar berharap partisipasi pelaku usaha Jepara dalam IFEX 2026 dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus membuka peluang ekspor bagi industri mebel Jepara ke pasar internasional.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid































