Wisata Pati, Goa Wareh Suguhkan View Kota dari Atas Bukit

POTRET: Objek Wisata Goa Wareh di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo Pati yang telah ditetapkan oleh Pemkab Pati sebagai salah satu dari 12 desa wisata. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

POTRET: Objek Wisata Goa Wareh di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo Pati yang telah ditetapkan oleh Pemkab Pati sebagai salah satu dari 12 desa wisata. (Arif Febriyanto/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id – Keberadaan objek wisata adalah salah satu potensi yang bisa dikembangkan oleh suatu desa, demi kesejahteraan warganya. Objek wisata Goa Wareh yang berada di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati adalah contohnya.

Goa Wareh cukup dikenal oleh masyarakat Pati. Pasalnya, salah satu wisata alam itu menawarkan panorama alam dengan pemandangan Kota Pati dari atas Pegunungan Kendeng.

Meski sempat mengalami penurunan jumlah pengunjung karena pandemi Covid-19, perlahan jumlah pengunjung mulai ada kenaikan, seiring dengan melandainya kasus Covid-19.

“Untuk keadaan objek wisata Goa Wareh tahun 2022 setelah lebaran, kondisi normal dan Alhamdulillah jumlah pengunjung meningkat, lumayan sekitar 50% lebih. Kalau saat pandemi sejak tahun 2020 sampai akhir 2021 ada penurunan drastis karena ditutup. Setelah pandemi, mulai ada peningkatan di akhir tahun 2021,” ujar Adie Nugroho selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kedumulyo.

Desa ini sendiri, lanjut Adie, merupakan salah satu dari 12 desa wisata yang diresmikan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati pada beberapa waktu lalu.

Adie menambahkan, setiap bulannya ada sekitar 1.200-1.500 pengunjung yang berwisata ke Goa Wareh. Meski berstatus sebagai desa wisata, Adie mengatakan, tidak ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berupa uang tunai.

“Saya berharap segera ada uluran tangan dari pemerintah, dari tempat duduk hingga tempat parkir saya rasa perlu direalisasikan oleh Pemkab. Kalau semenjak saya mengelola, belum ada anggaran sama sekali, paling cuma bantuan barang seperti spot foto, icon tulisan Goa Wareh, papan petunjuk dan protokol pencegahan Covid-19,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan dari pemerintah, ia berharap, pengunjung objek wisata Goa Wareh semakin banyak. Terutama perbaikan di sektor parkir, yang bisa memberikan sumbangsih pendapatan masyarakat Desa Kedumulyo.

“Kami berharap di tahun ini bisa segera terealisasi agar pengunjung meningkat, terutama sektor parkir sehingga ada peningkatan pendapatan masyarakat,” harapnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)