5 Rekomendasi Objek Wisata Religi di Grobogan

POTRET: Makam Ki Ageng Selo. (Instagram @wisatagrobogan/Lingkarjateng.id)

POTRET: Makam Ki Ageng Selo. (Instagram @wisatagrobogan/Lingkarjateng.id)

Lingkarjateng.id – Kabupaten Grobogan sudah dikenal sejak masa kejayaan Mataram Hindu. Daerah ini menjadi pusat Kerajaan Mataram dengan ibu kotanya Sumedang Purwocarito (Medhang Kamulan), atau bisasa dikenal dengan nama Purwodadi.

Pusat kerajaan itu kemudian berpindah ke sekitar Kota Prambanan (Medang i Bhumi Mataram) atau banyak yang dikenal dengan sebutan Medang Mat i Watu. Di masa Kerajaan Medang dan Kahuripan inilah, Grobogan menjadi daerah penting bagi wilayah kerajaan tersebut.

Sedangkan di masa Kerajaan Mataram Islam, Grobogan pernah menjadi wilayah koordinatif Bupati Nayoko Ponorogo, Adipati Surodiningrat. Berbeda pada masa Perang Prangwedanan dan Perang Mangkubumen, Grobogan menjadi daerah basis kekuatan dari Pangeran Prangwedana (RM Said) dan Pangeran Mangkubumi.

Selain terkenal dengan sejarahnya, Grobogan juga populer dengan wisata religinya. Berikut Lingkarjateng.id rangkum untuk Anda, 5 rekomendasi objek wisata religi di Grobogan.

1. Masjid K. H. Burham

Masjid K. H. Burham berlokasi di Jenglong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Masjid dengan nama K. H. Burham ini dibangun oleh ayah dari K. H. Burham yakni K. H. Konawi pada tahun 1752, di mana saat itu wilayah Grobogan dipimpin oleh Adipati Martopuro (Adipati Puger).

Dulunya, bangunan masjid ini berbentuk panggung sederhana, baru di tahun 1991 dipugar menjadi Langgar Gede K. H. Burham oleh H. Wodjo Karyoso. Di bagian depan serambi, diperluas agar mampu menampung jamaah lebih banyak. Selain itu, uniknya, bangunan ini tetap dipertahankan keasliannya, dari 4 soko guru, lantai geladak, pintu ukir hingga ukiran serambi depan.

2. Makam Ki Ageng Selo

Berdasarkan informasi yang beredar, Ki Ageng Selo menjadi tokoh masyarakat yang berjasa dalam penyebaran agama Islam di Grobogan. Makam Ki Ageng Selo terletak di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Berdasarkan kisah babad tanah Jawi, Ki Ageng Selo adalah keturunan Majapahit.

Ki Ageng Selo dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai cikal bakal yang menurunkan raja-raja di tanah Jawa. Bahkan pemujaan kepada Makam Ki Ageng Selo, hingga saat ini masih digunakan sebagai tradisi oleh raja-raja Surakarta dan Yogyakarta.

Sebelum Gerebeg Mulus, utusan dari Surakarta datang ke Makam Ki Ageng Selo untuk mengambil api abadi yang selalu menyala di makam itu. Api inilah dianggap sebagai api keramat.

3. Makam Ki Ageng Tarub

Makam Ki Ageng Tarub berada di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Konon, Ki Ageng Tarub dikenal dengan nama Joko Tarub, yang terkenal karena memiliki istri seorang bidadari cantik bernama Nawang Wulan. Namun, saat ditinggal oleh Nyi Nawang Wulan, ia hidup dengan putrinya, Nawang Sih.

Selain bisa berziarah di Makam Ki Ageng Tarub, wisatawan dimanjakan dengan maraknya pedagang buah belimbing di sekitar area parkir makam, karena Desa Tarub dinobatkan sebagai desa wisata.

Di sebelah barat makam, terdapat Telaga Bidadari yang konon merupakan telaga untuk mandi bidadari Nawang Wulan bersama dengan enam saudaranya.

4. Makam Lembu Peteng

Lembu Peteng merupakan menantu Ki Ageng Tarub atau biasa dikenal dengan suami dari Nawang Sih, anak Ki Ageng Tarub dengan Nawang Wulan. Makam Lembu Peteng berjarak kurang lebih 1 km dari Makam Ki Ageng Tarub, tepatnya di Desa Barahan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Grobogan.

Di Makam Lembu Peteng, terdapat 1.000 sumur dan berbagai macam relief yang berupa wayang, arca dan masih banyak lainnya.

5. Makam Mbah Ganjur

Mbah Ganjur biasa dikenal dengan Simbah Abdurrahman Ganjur Godho Mustoko. Makamnya terletak di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Syekh Ganjur adalah kiai wadat, hal ini dikarenakan menunggu kedatangan kembali ayahnya di Ngroto yang sibuk mengelola pondok pesantren. Dulu, Sunan Kalijaga pernah menguji kelebihan Syekh Ganjur untuk menunjukkan arah kiblat, saat dimulai pembangunan Masjid Demak agar digunakan sebagai patokan.

Demikianlah, 5 rekomendasi objek wisata religi di Grobogan versi Lingkarjateng.id. Semoga informasi ini membantu Anda. (Lingkar Network | Jazilatul Khbofshoh – Lingkarjateng.id)