KUDUS, Lingkarjateng.id – Alfa Shoofa merupakan salah satu penggerak pengembangan batik Kudus yang berbagai jenis produknya telah banyak dikenal masyarakat.
Owner Alfa Shoofa, Ummu Asiyati, mengatakan dirinya sudah mulai mengembangkan usaha batik Kudus sejak tahun 2008 silam.
“Saya awalnya sudah punya usaha bordir sejak 1982. Lalu setelah saya ikut berbagai kegiatan pameran di luar kota, itu saya melihat bahwa batik Kudus itu belum banyak dikenal. Oleh karena itu saya ingin mengembangkan batik Kudus,” katanya di Kudus Jumat, 25 Juli 2025.
Berawal dari tekad tersebut, Ummu kemudian meminta dukungan dari keluarga untuk membuka usaha batik Kudus Alfa Shoofa yang menonjolkan konsep minimalis.
Saat ini, dirinya tengah fokus mengembangkan batik Kudus ready to wear atau siap pakai mulai dari vest, outer, tunik, selendang, jaket, kemeja hingga berbagai macam blouse.
“Jadi batik ready to wear ini cocok untuk orang-orang yang mencari batik siap pakai,” ujarnya.
Meski tengah fokus memasarkan batik Kudus ready to wear, pihaknya juga tetap memproduksi batik dalam bentuk kain.
Batik yang diproduksinya ada yang berupa batik tulis dan cap dengan motif yang menonjolkan kearifan lokal dan keragaman budaya khas Kudus.
“Biasanya pembeli yang mencari kain batik ini memang ingin digunakan untuk sovenir, seragam,” katanya.
Masyarakat yang ingin membeli batik Kudus dari Alfa Shoofa bisa mencari secara daring di marketplace atau membeli langsung di gerai resmi di Jalan Sudimoro Nomor 178, Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid





























