JEPARA, Lingkarjateng.id – Ajang Jepara Fight Season 1 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Minggu malam, 20 Juli 2025 ramai diminati peserta dari berbagai kota di Jawa Tengah. Event yang diikuti ratusan fighter ini mempertandingkan cabang olahraga boxing dan kick boxing.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit). Dalam kesempatan tersebut, Mas Wiwit menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari semangat juang dan fondasi untuk terus berprestasi.
“Olahraga menjadi semangat dan modal untuk terus berjuang meraih prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Semoga fighter-fighter Jawa Tengah, khususnya dari Jepara selalu jaya. Jaga terus sportivitas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Fajar Aji Kusuma menjelaskan ajang Jepara Fight Season 1 merupakan pertandingan pra-kualifikasi menjelang kompetisi lanjutan yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang. Antusiasme peserta pun ternyata di luar dugaan.
“Awalnya kami menargetkan 80 sampai 100 peserta, tapi ternyata jumlah peserta membludak menjadi 230 orang,” ungkapnya.
Para peserta datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, antara lain Semarang, Pati, Kudus, Purwodadi, Rembang, hingga Sragen. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan semangat para atlet bela diri di Jawa Tengah, sekaligus menjadi ajang seleksi dan unjuk kemampuan bagi petarung-petarung muda yang berpotensi.
“Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sebagai pemupuk semangat kebersamaan, persaudaraan antar petarung, serta promosi olahraga bela diri di kalangan generasi muda,” tandasnya.
Salah seorang pengunjung, Nanda mengacungi jempol Jepara Fight Season 1. Menurutnya ajang ini bisa menjadi solusi persoalan tawuran antarpemuda yang kian marak belakangan ini.
“Daripada mereka unjuk diri di jalan, tawuran yang bisa memakan korban, lebih baik unjuk prestasi di ring seperti ini,” tandasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar S






























